Bank Indonesia Klaim Neraca Pembayaran Triwulan II Baik Meski Defisit 0,4 Miliar Dolar AS
Bank Indonesia mengklaim kondisi Neraca Pembayaran pada triwulan II 2021 mendukung ketahanan eksternal meski defisit.
Surplus tersebut ditopang oleh aliran masuk neto (net inflows) investasi langsung yang meningkat menjadi sebesar 5,3 miliar dolar AS terutama dalam bentuk modal ekuitas sejalan dengan prospek perekonomian domestik yang membaik.
Net inflows investasi portofolio tetap terjaga sebesar 4,4 miliar dolar AS, meski sedikit turun dari 4,9 miliar dolar AS pada triwulan sebelumnya sejalan dengan ketidakpastian pasar keuangan global yang masih berlangsung.
Sementara itu, transaksi investasi lainnya mengalami peningkatan defisit antara lain disebabkan oleh kenaikan pembayaran pinjaman luar negeri yang jatuh tempo.
Baca juga: Bank Indonesia Ungkap Kondisi Ekonomi Kepri, Serukan Pentingnya Sinergitas
Baca juga: Bank Indonesia Catat Kinerja Penjualan Eceran di Kepri Membaik Sejak Pandemi Covid-19
Ke depan, Bank Indonesia senantiasa mencermati dinamika perekonomian global yang dapat memengaruhi prospek NPI dan terus memperkuat bauran kebijakan guna menjaga stabilitas perekonomian.
Serta melanjutkan koordinasi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas terkait guna memperkuat ketahanan sektor eksternal. (*/TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Bank Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/logo-bank-indonesia-bi.jpg)