Breaking News:

Daftar Pinjaman Online (Pinjol) Terdaftar di OJK, yang Lain Ilegal?

Otoritas Jasa Keuangan melaporkan ada 5 pemain pinjaman online (pinjol) yang mengembalikan tanda bukti terdaftarnya karena ketidakmampuan beroperasi

Editor: Irfan Azmi Silalahi
TRIBUNBATAM.id/IST
Daftar Pinjaman Online (Pinjol) Terdaftar di OJK, yang Lain Ilegal? Ilustrasi pinjaman online 

TRIBUNBATAM.id - Pinjaman online (pinjol) mungkin bukan istilah asing bagi masyarakat Indonesia kini.

Meski bisa cepat mendapatkan dana pinjaman, meminjam uang dari pinjol tergolong berisiko.

Selain bunga yang tergolong tinggi, beberapa masyarakat punya pengalaman tak baik saat proses penagihan.

Saat ini ada banyak pemain pinjol yang beroperasi di Indonesia.

Mereka ada yang terdaftar resmi maupun menjalankan bisnisnya secara ilegal.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, ada 5 pemain pinjol mengembalikan tanda bukti terdaftarnya.

Baca juga: JANGAN Terjerat Pinjol Ilegal, Ini Daftar Terbaru 121 Pinjol Terdaftar dan Berizin di OJK

Baca juga: Tips Memilih Pinjol yang Aman dan Legal: Tak Ada Pungutan Biaya Sebelum Dana Cair

Ini membuat data fintech lending yang terdaftar maupun berizin berjumlah 111 per 25 Agustus 2021 lalu.

Penyelenggara pinjol yang mengembalikan tanda terdaftarnya antara lain:

  1. PT Satrio Jaya Persada (Tree+)
  2. PT Teknologi Indonesia Sentosa (One Hope)
  3. PT PAM Finansial Teknologi (Kontanku)
  4. PT Coco Digital Technology (Kotak Koin)
  5. PT Evian Teknologi Indonesia (Optima)

"Pengembalian bukti terdaftar dikarenakan ketidakmampuan penyelenggara meneruskan kegiatan operasional," kata OJK seperti dilansir Kontan, Rabu (1/9/2021).

Ilustrasi pinjaman online
Ilustrasi pinjaman online (kompas.com)

Dalam laporannya, OJK menyebutkan ada penambahan sembilan penyelenggara fintech lending berizin.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved