Jumat, 24 April 2026

Ini Dampak Rokok bagi Kesehatan Jantung, Simak 6 Cara Hentikan Candu

Faktanya orang yang tidak aktif merokok namun sering terpapar asap rokok memiliki 25 hingga 30 persen peningkatan risiko penyakit jantung koroner...

Istimewa
Ini Dampak Rokok bagi Kesehatan Jantung, Simak 6 Cara Hentikan Candu. Foto ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Banyak penelitian membahas soal bahaya rokok bagi kesehatan.

Tak cuma perokok, orang yang terpapar asap rokok juga berpotensi terkena penyakit.

Merokok bahkan menjadi salah satu penyebab penyakit kardiovaskular.

Faktanya orang yang tidak aktif merokok, namun sering terpapar asap rokok memiliki 25 hingga 30 persen peningkatan risiko penyakit jantung koroner.

Sebanyak 30.000 kematian akibat penyakit jantung koroner di Amerika Serikat (AS) bahkan disebabkan oleh rokok.

Baca juga: Denda Rp 750 Ribu Intai Perokok di Jalan, Unggahan Viral Perempuan Kena Bara hingga Bahaya Kebutaan

Baca juga: BAWA Rokok Berisi 30 Butir Ekstasi, Warga Batuampar Batam Masuk Bui

Kenapa rokok berbahaya

Dilansir dari Food and Drugs Administration (FDA), ketika tubuh menghirup udara, paru-paru akan mengambil oksigen dan mengirimkannya ke jantung yang bertugas memompa darah yang kaya oksigen.

Sementara jika menghirup asap rokok, darah yang didistribusikan menjadi terkontaminasi dengan bahan-bahan kimia berbahaya dalam rokok.

Bahan-bahan kimia tersebut dapat merusak jantung dan pembuluh darah hingga menyebabkan penyakit kardiovaskular.

Penyakit kardiovaskular adalah istilah umum yang mengacu pada beberapa kondisi yang memengaruhi jantung dan pembuluh darah.

Beberapa penyakit kardiovaskular adalah penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke, aneurisma dan penyakit arteri perifer.

Baca juga: 5 Cara Mudah Menghilangkan Uban, Stop Merokok

Baca juga: Usai Berhenti Merokok, Ini 6 Cara Paling Top Cara Terbaik Membersihkan Paru-paru Ini, Apa Itu?

Asap rokok juga dapat menyebabkan penykit kardiovaskular dengan mengubah kimia darah dan mengakibatkan plak di arteri.

Ini dapat memicu penyakit aterosklerosis.

Ketika terserang penyakit aterosklerosis dan darah di arteri menjadi lebih kental, sel darah akan lebih sulit bergerak melalui arteri dan pembuluh darah lain untuk sampai ke organ vital, seperti jantung dan otak.

Akibatnya, kondisi ini dapat menyebabkan pembekuan darah hingga akhirnya mengakibatkan serangan jantung atau stroke.

Selain itu, penyakit kardiovaskular lain yang dapat disebababkan oleh merokok adalah penyakit arteri perifer dan aneurisma aorta perut.

Setiap batang rokok yang dihisap meningkatkan risiko terserang penyakit jantung.

Baca juga: AWAS! Rokok Bukan Satu-satunya Biang Kerok Kanker Paru-paru, Kenali 5 Penyebabnya

Baca juga: Sederet Cara Berhenti Merokok, Simak 8 Tips Mudah dan Praktis

Perokok memiliki risiko dua hingga empat kali lebih tinggi terkena penyakit jantung.

Dilansir dari WebMD, sekitar satu dari lima kematian akibat penyakit jantung berkaitan langsung dengan kebiasaan merokok.

Dampak rokok terhadap kesehatan jantung bisa lebih besar bagi wanita yang merokok dan menggunakan pil kontrasepsi.

Cara berhenti merokok

Beberapa masalah kesehatan dapat disebabkan akibat kebiasaan merokok.

Meski begitu, masih banyak orang yang memiliki kebiasaan merokok.

Apakah kamu atau orang terdekatmu adalah salah satu di antara para perokok?

Di bawah ini, ada beberapa tips yang dapat membantumu untuk berhenti dari kebiasaan merokok seperti dikutip dari Tribunnews.

1. Gunakan aplikasi melacak kebiasaan

Kebiasaan seperti merokok dipicu sebagai respons terhadap isyarat tertentu.

Penelitian telah menunjukkan bahwa pengulangan tindakan sederhana dalam pengaturan tertentu mengarah pada tindakan dalam pengaturan yang sama.

Baca juga: Banyak Remaja Keluyuran dan Merokok di Malam Hari, DPRD Batam Minta Satpol PP Gelar Razia

Baca juga: 5 Makanan yang Bisa Membantu Anda Berhenti Merokok, Salah Satunya Popcorn

Misalnya, secara otomatis merokok dengan menikmati kopi.

Namun, kebiasaan sehat dapat dibentuk dengan mengulangi tindakan sehat secara konsisten dalam konteks sama.

Ada berbagai aplikasi gratis online yang dapat membantu melacak kemajuanmu.

Aplikasi ini dapat membantu melacak konsumsi rokok dan keinginan untuk mengonsumi nikotin.

Informasi ini dapat digunakan untuk memperkuat kebiasaan sehat baru, menggantikan kebiasaan lama yang tidak sehat.

2. Terapi pengganti nikotin

Nikotin dalam rokok bersifat adiktif.

itulah sebabnya orang-orang mengalami gejala yang tidak menyenangkan ketika mereka mencoba berhenti merokok.

Terapi pengganti nikotin menyediakan nikotin tingkat rendah tanpa bahan kimia beracun lainnya dalam asap tembakau.

Ini membantu meringankan beberapa gejala seperti keinginan kuat untuk merokok, mual, kesemutan tangan dan kaki, susah tidur, perubahan suasana hati, dan kesulitan berkonsentrasi.

Terapi pengganti nikotin juga dapat diterapkan seperti makan permen karet, tablet isap, dan menggunakan obat inhaler.

Baca juga: WASPADALAH! Merokok Bisa Bikin Pria Sulit Punya Anak, Simak Hasil Penelitian Ahli

3. Gunakan brupopion

Bupropion (Zyban) adalah antidepresan yang dapat membantu orang berhenti merokok.

Bupropion mengurangi kekurangan dopamin yang dialami dalam penghentian nikotin.

Hal ini dapat mengurangi iritabilitas dan kesulitan dalam berkonsentrasi terkait dengan berhenti merokok.

Bupropion mungkin sangat berguna bagi mereka yang peduli tentang potensi kenaikan berat badan sambil berhenti merokok.

Bupropion telah terbukti mengurangi nafsu makan dan kecenderungan untuk makan berlebihan.

4. Gunakan vareniklin

Vareniklin (Champix) bekerja dengan memicu pelepasan dopamin.

Merokok meningkatkan kadar bahan kimia dalam tubuh secara buatan.

Jadi, ketika perokok berhenti, mereka sering mengalami depresi dan kecemasan sampai tingkat produksi dopamin alami mereka pulih.

Baca juga: Pengendara Kampungan Merokok di SPBU, Tak Terima Ditegur Keroyok Petugas hingga Luka Sekujur Tubuh

Vareniklin membantu mengatasi kadar dopamin rendah ini dan mengurangi beberapa gejala yang disebabkan oleh berhenti merokok.

Pada saat yang sama, obat ini menghambat efek nikotin jika orang tersebut kambuh dan merokok.

Karena itu, Vareniklin juga bermanfaat untuk mengurangi efek penguat nikotin.

5. Konsumsi vitamin B dan C

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa perokok pada umumnya memiliki konsentrasi vitamin B yang bersirkulasi lebih rendah.

Selain itu, perokok juga memiliki kadar vitamin C yang lebih rendah dibandingkan dengan yang bukan perokok.

Perokok sering menyebut stres sebagai salah satu pemicu yang meningkatkan hasrat merokok.

Vitamin B dikenal sebagai vitamin "anti-stres".

Vitamin ini dapat membantu menyeimbangkan suasana hati.

Vitamin C adalah antioksidan kuat yang dapat membantu melindungi paru-paru dari stres oksidatif yang disebabkan oleh asap rokok.

Baca juga: Usai Bunuh Istri, Pria Ini Santai Menyeruput Kopi Sambil Merokok dan Menatap Jenazah Korban

Jadi, suplemen dengan vitamin ini dapat membantumu ketika berhenti merokok.

6. Buat daftar motivasi

Bagi perokok yang berencana berhenti merokok, membuat daftar untuk tetap termotivasi dapat membantu ketika masa-masa sulit.

Daftar alasan yang dapat kamu tulis untuk memotivasimu berhenti merokok antara lain :

- Memulihkan kesehatan secara keseluruhan

- Menabung

- Memberi contoh yang baik untuk anak-anak

- Terlihat lebih baik dan beraroma lebih baik

- Mengambil kendali dan menjadi bebas dari kecanduan

Dengan meninjau daftar itu setiap hari dan terutama di saat-saat sulit, perokok dapat melatih pikiran untuk fokus pada aspek positif dari tujuan mereka.

Cara ini juga dapat memperkuat keinginan untuk berhenti.

Baca juga: Rokok Mahal, Penikmat Rokok di Anambas Beralih ke Harga Paling Murah

Baca juga: Rokok FTZ di Batam Sudah Kena Cukai

.

.

.

(*/ TRIBUNBATAM.id)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved