Breaking News:

BATAM TERKINI

Kepala Puskesmas Tanjungbuntung Dicopot, Pejabat Pengganti Langsung Dilantik Walikota

Kepala Puskesmas (Kapus) Tanjung Buntung dicopot jabatannya karena dianggap lalai dan melakukan kesalahan fatal. Ini pejabat penggantinya.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Walikota Batam, Muhammad Rudi melantik 6 orang pejabat yang berada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam termasuk Kepala Puskesmas Tanjung Buntung yang baru. 

Pantauan TRIBUNBATAM.id usai pelantikan Rudi tampak memberikan pesan kepada seluruh pegawai melalui kata sambutannya. 

Dalam hal ini, Rudi meminta Kapus Tanjung Buntung yang baru bisa turun ke lapangan.

"Saya minta jam 4 sore sudah siap serah terima dengan Kapus yang lama. Tak ditunda lagi dipimpin langsung oleh Sekda.

Ia menegaskan, apabila para OPD tak bisa menerima pemerintah, maka para OPD harus bersedia digeser posisinya.

"Saya tak ujuk-ujuk menggeser posisi Bapak Ibu sekalian. Tetapi evaluasi dan laporan yang masuk harus saya tanggapi. Saya berharap ada intropeksi diri kepada kita masing-masing. Apa yang saya lakukan, sesuai atau tidak. Kenapa tak sesuai apakah saya tak mampu? Kalau tak mampu apa yang harus saya perbaiki?," paparnya.

Setiap OPD yang sudah diberikan jabatan, Rudi berharap mampu mengemban tugasnya dengan baik. Jadi apabila tak mampu, maka posisi mereka bisa diganti kapan saja.

"Jadi Bapak Ibu tak usah berkecil hati kalau jabatannya diganti. Itu hal biasa. Kalau sudah dikasi jabatan, tugasnya jelas dan tak sulit. Tapi capek. Bahkan bapak ibu setiap hari bisa list daftar tugas setiap hari. Kalau belum, di follow up," tegas Rudi.

Sebelumnya seorang anak remaja sempat dibawa orang tuanya ke UPT Puskesmas Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong guna mendapatkan pertolongan pertama. Lantaran tak sadarkan diri setelah tenggelam Pantai Kampung atau Bengkong, pada Kamis (14/10/2021) malam.

Namun, tidak ada satupun dokter umum yang berjaga di Puskesmas Tanjung Buntung. Akibatnya, satu jam berada di Puskesmas Tanjung Buntung, wanita belasan tahun itu tidak ditangani dengan baik, bahkan nyawanya tak tertolong.

Tidak hanya itu, mobil ambulance yang terparkir di depan Puskesmas Tanjung Buntung juga tidak bisa digunakan, lantaran tidak ada supir yang berjaga.

Ketua RW 17 Kelurahan Tanjung Buntung sangat kecewa dengan fasilitas kesehatan yang tidak bisa melayani pasien dengan baik.

"Satu jam dirawat, tapi tidak ada satupun dokter yang menangani, padahal Puskesmas ini memiliki UGD 24 jam. Pak wali mudah-mudahan mendengarkan keluhan kami, orang kecil," kata Ferry dalam video yang beredar. (TRIBUNBATAM.id/ Roma Uly Sianturi)
 

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved