Breaking News:

Teror Pinjol Ilegal Bikin Depresi Nasabah, 151 Aplikasi Diblokir Kominfo, Ini Daftarnya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sudah menghapus 151 platform pinjol ilegal yang ditemukan Satuan Tugas Waspada Investasi (SWI)

Tribunnews
Ilustrasi aplikasi pinjaman online 

TRIBUNBATAM.id - Pinjaman online atau pinjol masih jadi benang kusut yang harus diselesaikan pemerintah.

Di satu sisi, masyarakat yang butuhn uang tunai bisa dengan cepat meminjamnya ketimbang datang ke bank.

Sisi lain, pinjol yang dikenal sebagai fintech peer to peer (P2P) lending menetapkan bunga tinggi.

Beberapa di antaranya, banyak usaha pinjol melakukan cara-cara intimidasi saat menagih utang ke nasabah.

Beberapa kasus banyak nasabah pinjol yang stres, karena harus melunasi bunga utang yang kelewat tinggi.

Alih-alih melunasi, nasabah yang kalap meminjam ke pinjol lain dan terjadilah sistem gali lobang tutup lobang.

Teror yang dilakukan beberapa usaha pinjol tak jarang membuat nasabahnya depresi karena tekanan. 

Baca juga: Pinjol Terdaftar di OJK, Begini Cara Pinjam Uang di Akulaku, Kredit Pintar dan KoinWork

Baca juga: Mahfud MD Serukan Nasabah Pinjol Ilegal Tak Usah Bayar Cicilan, Jangan Takut Lapor Polisi

Berkaca dari banyak kasus ini, pemerintah melakukan berbagai upaya memberantas peredaran pinjol ilegal.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bahkan baru-baru ini sudah menghapus 151 platform pinjol ilegal, yang ditemukan Satuan Tugas Waspada Investasi (SWI).

Tak main-main, sejak tahun 2018, Kominfo mengatakan telah menutup akses 4.873 konten pinjol ilegal.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved