BERITA SINGAPURA
Singapura Diamuk Corona, Kasus Harian Covid-19 Tembus 5.324
Kasus baru covid-19 yang menembus angka 5.324 di Singapura terhimpun hingga Rabu (27/10).
Pria 38 tahun yang berasal dari Kuala Lumpur ini biasanya pulang mengunjungi keluarganya empat hingga lima kali setahun.
Mendadaknya pengumuman itu membuat banyak ekspatriat dari dua negara tetangga yang tinggal di Singapura belum memutuskan, apakah mereka akan pulang atau tidak.
Sebab, tantangan administrasi masih besar.
Sementara, WNI menyatakan kegembiraan atas berita tersebut, meskipun mereka belum punya rencana untuk pulang ke Indonesia.
Indradi Soemardjan (46) mengatakan: “Ini yang kami tunggu-tunggu karena (anak-anak kami) tidak melihat nenek dan kakek selama hampir dua tahun.
Eksportir biji kopi asal Indonesia ini sebelum Covid-19 setiap bulan bolak-balik ke Indonesia untuk mengurus pengiriman barang dan bertemu dengan petani kopi di Indonesia.
“Saya sudah berbicara dengan kawan-kawan saya di Indonesia.
Baca juga: Aksi Tak Pantas Ayah di Singapura, Khawatir Celaka Putri Sendiri Jadi Korban
Baca juga: Singapura Masih Berjuang Lawan Covid-19, Tenaga Kesehatan Mulai Frustasi
Sebelumnya, sangat sulit untuk pulang, sepeti tidak ada cahaya di ujung terowongan.
Tapi sekarang kami bisa merasa sedikit lebih baik,” kata Indradi yang juga pemilik Soma Coffee di Singapura.
Harapan berikutnya yang ditunggu masyarakat Indonesia adalah pelonggaran untuk jalur vaksinasi tanpa karantina.
Ini akan membuka peluang pariwisata dan kunjungan ke dua negara.
Erlina Husada, programer produk fintech berusia 39 tahun mengatakan, pembatasan antarnegara selama pandemi sangat menyulitkan.
Apalagi, ia juga kehilangan anggota keluarganya di Jakarta karena Covid-19.
“Tapi kami juga masih berhati-hati, karena aturan bisa berubah dalam hitungan hari atau minggu.
Covid-19 ini masih sulit diprediksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0808_singapura-1.jpg)