Kamis, 30 April 2026

ANAMBAS TERKINI

Nelayan 3 Hari Hanyut di Laut Akibat Cuaca Ekstrem Hingga Ditolong Kapal Vietnam

Nasib nelayan perbatasan Kepri ini sungguh malang. Mereka harus terombang ambing dengan ganasnya laut setelah kapal yang mereka gunakan pecah.

Tayang:
TribunBatam.id/Istimewa/Lanal Tarempa
Tiga nelayan Anambas saat dijemput keluarganya setelah diselamatkan TNI AL dari kecelakaan laut. Ketiga Nelayan ini sempat terombang-ambing akibat kapal yang ditumpangi pecah akibat cuaca ekstrem. 

Kemudian ketiga nelayan kembali di oper ke Kapal Vietnam lainnya (kapal Vietnam ke-4) selama 1 hari 1 malam.

Pada hari Minggu (14/11/2021), ketiga nelayan tersebut melihat Kapal Tugboat (TB) Dian Horizon berbendera Indonesia.

Tiga nelayan itu pun memutuskan untuk melompat dan berenang menuju Kapal Tagboat Dian Horizon tanpa sepengetahuan dan persetujuan otoritas setempat.

"Melihat ketiga nelayan tersebut berenang, pihak Kapal Tugboat Dian Horizon langsung melakukan evakuasi kemudian dilakukan tes PCR untuk memastikan aman dari Covid-19," kata Danlanal Tarempa.

Baca juga: Kapal Bawa 3 Nelayan Mati Mesin di Perbatasan Indonesia, Tim SAR Ungkap Kondisinya

Baca juga: Sempat Ditahan Otoritas Malaysia, 10 Nelayan Asal Sumatera Utara Akhirnya Dipulangkan

Seorang nelayan yang selamat dari kejadian tersebut, Ardi menyampaikan keputusan mereka untuk melompat dari kapal Vietnam dikarenakan Kapal tersebut akan kembali ke perbatasan Vietnam-Indonesia.

Dari keterangan ketiga nelayan bahwa selama mereka di Kapal Vietnam, mereka diperlakukan dengan baik oleh ABK Kapal dan diberi makan layaknya ABK Kapal yang lainnya.

”Saat proses pencarian korban, KRI Silaspapare–386 mendeteksi keberadaa kapal TB Dian Horizon dan melaksanakan kontak radio terkait infomasi laka laut nelayan Kepulauan Anambas dan diperoleh bahwa benar korban berada di TB Dian Horizon," kata Letkol Laut (P) Yovan Ardhianto Yusuf.

Selanjutnya KRI Silaspapare-386 meminta kepada TB Dion Horizon untuk merapat ke KRI Silaspapare–386 untuk mengantarkan korban guna diberikan pertolongan lebih lanjut dan dievakuasi menuju Tarempa.

Danlanal Tarempa menjelaskan identitas tiga nelayan yang diselamatkan dari kecelakaan laut tersebut.

Baca juga: Gubernur Kepri Bertemu Menteri KKP Sakti Wahyu, Bahas Soal Kesejahteraan Nelayan

Baca juga: PT Timah Bantu Jaring dan Mesin untuk Nelayan Sawang Laut Karimun

Nelayan atas nama Damri berasal dari Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah.

Kemudian, Iwan alias Ardi asal dari Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, dan terakhir Sabli dari Desa Putik, Kecamatan Palmatak.

"Kerugian yang dialami untuk materil sejumlah lebih kurang Rp 60 juta, 1 buah Kapal pompong, 1 Unit GPS, 2 unit handphone, 1 unit bank viber ukuran 1 ton, 2 unit bank fiber ukuran 300 kilogram.(TRIBUNBATAM.id/ZABUR ANJASFIANTO)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Anambas

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved