Breaking News:

10 ABK Asal Vietnam yang Ditangkap di Natuna Dipindahkan ke Rudenim Tanjungpinang

10 ABK kapal ikan asing asal Vietnam tiba di Pelabuhan Tanjungpinang Rabu (24/11). Selanjutnya dibawa ke Rudenim Tanjungpinang

tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
10 ABK nelayan kapal ikan asing asal Vietnam tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Rabu (24/11/2021) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 10 Anak Buah Kapal (ABK) kapal ikan asing asal negara Vietnam dibawa ke Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjungpinang, pada Rabu (24/11/2021) sore.

Ke sepuluh ABK tersebut didatangkan dari Rumah Detensi Imigrasi Kelas II Ranai Natuna, setelah diamankan oleh PSDKP dan Lanal Ranai, akibat kasus illegal fishing di perairan Natuna.

Pantauan Tribun Batam, ABK asal Vietnam tersebut tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura sekira pukul 15.30 WIB bersamaan dengan penumpang asal Batam yang menggunakan kapal ferry Oceanna Dragon 7.

Sekira 15 menit memastikan kelengkapan barang, akhirnya para ABK digiring ke luar pelabuhan menuju mobil mini bus milik Rudenim dan berangkat menuju Kantor Rudenim Pusat Tanjungpinang.

Para ABK didominasi oleh kelompok yang telah berusia lanjut usia dan masing-masing menenteng tas ransel kecil.

"Jadi kami menerima 10 ABK nelayan asal Vietnam atas nama Hyun Tan Hui Cs, yang didampingi oleh 4 petugas Kanim Ranai dan 6 petugas Rudenim Tanjungpinang," ujar Kasi Deportasi Rudenim Tanjungpinang, Kristian.

Dijelaskannya, terhadap 10 ABK akan dilakukan pemeriksaan kelengkapan berkas untuk pendentensian dan kesehatan sebelum nantinya ditempatkan ke dalam blok.

Baca juga: Warga Soroti Kebakaran Kapal di Sungai Buluh Lingga: Bukan Pertama Kali Terjadi

Baca juga: Kasus DBD di Tanjungpinang Capai 313 Selama 2021, Paling Banyak di Pinang Kencana

"Mereka ini hanya ABK Kapal dan bisa disebut korban, kalau yang divonis itu Kapten Kapal dan juga KKM nya," sebutnya lagi.

Ia juga mengatakan, ke sepuluh ABK tersebut nantinya akan dideportasi kembali ke negara asalnya setelah proses hukum dinyatakan selesai serta pemeriksaan dokumen perjalanan dinyaktakan lengkap.

"Untuk masa waktunya kita belum bisa perkirakan, tunggu prosesnya selesai, dan setelah ini kami juga akan menjalin koordinasi dengan perwakilan negara asal mereka di Vietnam," jelasnya.

Sebagai informasi, jumlah deteni asal Vietnam yang ada di Rudenim Pusat Kota Tanjungpinang bersama 10 ABK yang baru didatangkan kini berjumlah 42 orang.

(Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Tanjungpinang

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved