Breaking News:

Karimun Siap Buka Pintu Bagi Turis Singapura, Namun Masih Tunggu Keputusan Pusat

Bupati Karimun, Aunur Rafiq sebut, pihaknya siap menerima kedatangan turis asing jika pintu masuk dari Singapura ke Kepri jadi dibuka

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Yeni Hartati
Karimun Siap Buka Pintu Bagi Turis Singapura, Namun Masih Tunggu Keputusan Pusat. Foto Bupati Karimun Aunur Rafiq 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Dalam waktu dekat, Singapura akan membuka pintu kunjungan wisatawan asing dari Indonesia bahkan sebaliknya.

Rencananya mulai 29 November 2021 ini, Warga Negara Indonesia (WNI) diperbolehkan masuk ke Singapura lewat jalur Vaccinated Travel Lane (VTL).

Sementara terkait akses masuk turis asing dari Singapura ke Indonesia, khususnya Kepri saat ini masih dalam pembahasan.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, pihaknya siap menerima kedatangan turis asing jika pintu masuk dari Singapura ke Kepri jadi dibuka.

Rafiq menilai, dengan dibukanya kunjungan wisatawan asing itu tentunya akan menimbulkan multiplier effect dari sektor perekonomian dan pariwisata.

"Tentu saja, kita (Karimun-red) juga akan menerima warga negara luar untuk masuk ke tempat kita, walaupun masih menunggu kebijakan selanjutnya," katanya, Rabu (24/11/2021).

Dalam hal ini, pihaknya akan merujuk pada aturan dari pemerintah provinsi dan pusat.

Baca juga: Jika Akses Bintan Jadi Dibuka, PT BRC: Kami sudah Siap Sambut Turis Singapura

Baca juga: INGIN Akses Bintan Dibuka, Menlu Indonesia Retno Marsudi Terbang ke Singapura Bahas VTL

Rafiq menegaskan, pihaknya tidak mau membuat kebijakan daerah secara sendiri. Harus ada keseragaman, baik provinsi maupun pusat nantinya.

"Kita harus ikuti petunjuk Menkes dan Satgas Provinsi Kepri bagaimana mekanismenya. Kalau di Singapura tidak ada lagi karantina, maka kita juga tidak akan melakukan karantina juga," jelasnya.

Dengan begitu, Pemerintah Kabupaten Karimun akan menunggu keputusan dari Kementerian Kesehatan terlebih dahulu.

"Gubernur sudah mengusulkan dan sudah melakukan pembicaraan secara virtual dengan Wakil Perdana Menteri Singapura, namun kita juga harus sabar menunggu kebijakannya," pungkasnya.

(Tribunbatam.id/YeniHartati)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Karimun

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved