Singapura dan Malaysia Deteksi Covid-19 Varian Omicron, Ini Langkah Kemenkes RI
Singapura dan Malaysia yang mendeteksi covid-19 varian Omicron juga menjadi perhatian Indonesia, khususnya Walikota Batam.
"Tapi yang utama pencegahan. Protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi," ujar Nadia kepada Kompas.com, Sabtu (4/12/2021) malam.
Sebelumnya, Kemenkes mengutamakan cakupan vaksinasi yang lebih luas kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Semakin luas cakupan vaksinasi, maka kekebalan kelompok bisa semakin cepat tercapai.
"Kami berharap di akhir November capaian vaksinasi dosis 1 (sekitar) 70 persen di ibu kota provinsi, karena yang penting orang mendapatkan vaksinasi lengkap untuk kekebalan kelompok ya," kata dia.
Baca juga: Waspada Covid-19 Varian Omicron, Masa Karantina PMI Masuk Kepri Ditambah Jadi 10 Hari
Baca juga: WNA dari 11 Negara Dilarang Masuk Indonesia Gegara Varian Terbaru Omicron, Ini Daftarnya
Berdasarkan catatan Kemenkes, hingga Sabtu (4/12/2021) pukul 18.00 WIB, cakupan vaksinasi untuk dosis 1 baru mencapai 68,33 persen secara nasional.
Oleh karena itu, Nadia mengimbau agar masyarakat segera mendapatkan suntikan vaksin dan tidak memilih jenis vaksin tertentu.
Selain vaksinasi, prokes lewat penerapan 6M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama.
2. Ubah Masa Karantina
Nadia mengatakan, salah satu langkah lainnya adalah dengan menerapkan karantina dan memperkuat pintu masuk perjalanan Internasional.
"Selain itu, perkuat pintu masuk dengan karantina," ujar dia. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 23 Tahun 2021 yang mengatur mengenai prokes terbaru perjalanan Internasional.
Ada penambahan masa karantina, yang sebelumnya 7 hari menjadi 10 hari.
Kemudian, ada larangan bagi pelaku perjalanan dari 11 negara, meliputi Afrika Selatan, Botswana, Hong Kong, Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini, dan Lesotho.
3. Perkuat Pasokan Obat dan Oksigen di Rumah Sakit
Selain pencegahan infeksi di hulu, Kemenkes juga mempersiapkan pasokan oksigen di rumah sakit. Persiapan oksigen medis ini juga sebagai antisipasi lonjakan kasus yang berisiko terjadi setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kemenkes juga menyediakan pasokan obat-obatan untuk mengobati gejala Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0511_siti-nadia-tarmizi.jpg)