Breaking News:

KORUPSI DI BINTAN

Belasan Staf Puskesmas Dapat Panggilan 'Sayang' Kejari Terkait Insentif Fiktif Nakes

Terkait insentif fiktif tenaga kesehatan, penyidik Kejari sebelumnya menggeledah dua bangunan kantor pemerintah.

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan, Selasa (7/12/2021). Penyidik Kejari Bintan masih mengusut kasus insentif fiktif tenaga kesehatan pada sejumlah puskesmas. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Belasan pegawai Puskesmas Tambelan diminta keterangannya oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan.  

Pemeriksaan masih terkait insentif fiktif tenaga kesehatan yang ditaksir mencapai ratusan juta Rupiah.

Penyidik Kejari Bintan sebelumnya menggeledah Puskesmas Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Selasa (30/11).

Selain Puskesmas Sei Lekop, mereka juga menggeladah bagian keuangan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan pada hari yang sama.

Tiga dus berisi surat-surat penting, termasuk ponsel sejumlah staf termasuk Kepala Puskesmas Sei Lekop disita oleh penyidik Kejari Bintan.

Baca juga: Usut Tuntas Insentif Fiktif Tenaga Kesehatan, Kejaksaan Bakal Geledah Puskesmas Lain

Baca juga: BP Batam Ungkap Cara Berantas Korupsi, tak Cukup dengan UU

Penyidik sebelumnya sudah menaikkan status kasus dugaan korupsi ini menjadi penyidikan.

"Sampai hari ini ada 17 pegawai Puskesmas Tambelan, termasuk Kepala Puskesmasnya yang kami periksa untuk diminta keterangannya," ungkap Kajari Bintan melalui Kasipdsus Kejari Bintan, Farjian Yustiardi, Selasa (7/12/2021).

Kajari Bintan, I Wayan Riana sebelumnya menyebut jika tidak menutup kemungkinan akan memeriksa sejumlah puskesmas lain guna mengusut tuntas insentif fiktif nakes ini.

Insentif tenaga kesehatan sejak 2020 hingga 2021 sekitar Rp 6 miliar, menurutnya jadi atensi mereka.

Penyidik masih menelusuri perbuatan tersebut berdasarkan perintah seseorang atau berdasarkan kesepakatan semua nakes yang ada di Puskesmas Sei Lekop atau bahkan ada perintah dari atasan yakni dari Dinkes Bintan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved