Breaking News:

DEMO BURUH DI BINTAN

Demo Buruh Tolak UMK 2022, FSPMI Bintan Sebut Kantor DPRD Sepi Macam Kuburan

Fakta miris diungkap massa buruh saat aksi demo menolak hasil UMK 2022. Ada apa dengan DPRD Bintan?

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Sekretaris Jenderal Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bintan, Indra saat menjadi orator di aksi demo yang digelar di depan pintu masuk Kawasan Industri Seri Kuala Lobam, Bintan, Kamis (9/12/2021). 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Aksi demo buruh terkait Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2022 digelar di pintu masuk kawasan industri Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Kamis (9/12/2021).

Sebelum menggelar aksinya di kawasan industri, perwakilan buruh sempat mengungkapkan kekecewaannya dengan wakil rakyat mereka.

Niat mereka untuk mengadu dan mengeluhkan kondisi mereka berharap ada solusi nyata justru berbanding terbalik.

Kantor DPRD Bintan yang seharusnya ramai dengan wakil rakyat minimal dengan staf kantor, malah sepi.

"Sepi seperti kuburan, padahal masih jam kerja. Kami lihat langsung saat datang ke kantor DPRD Bintan untuk memberikan undangan sebelum menggelar aksi," ungkap Sekjen (KC) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bintan, Indra.

Baca juga: BREAKING NEWS - Buruh Bintan Gelar Demo UMK 2022 di Kawasan Industri Seri Kuala Lobam

Baca juga: Aturan tentang Buruh yang Di-PHK Dapat Bantuan Uang Selama 6 Bulan

Indra pun mengaku, sangat menyayangkan hal itu, pasalnya Wakil rakyat merupakan tempat masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

"Ini malah sepi seperti itu,gimana jika ada warga yang ingin mengadu dan menjumpai wakil rakyat,"sesalnya dilokasi aksi demo buruh di depan pintu masuk Kawasan Industri Seri Kuala Lobam.

Ketua Konsulat Cabang (KC) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bintan, Andi Sihaloho sebelumnya menuturkan, bahwa ada tiga point yang di tuntut buruh dari FSPMI Bintan.

Yakni menolak (SK) Gubernur Kepulauan Riau, nomor 1366 tahun 2021 tentang Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bintan, yang menetapkan nilai upah tahun 2022, sebesar Rp 3.648.714.

Selanjutnya, menolak Undang-Undang Cipta Kerja dan terakhir meminta UMK Bintan tahun 2022 di naikkan sebesar 5 persen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved