Kamis, 23 April 2026

BERITA SINGAPURA

Singapura Deteksi Covid-19 Varian Omicron LAGI, Satu Pekerja Bandara Changi

Singapura mendeteksi kasus lokal pertama covid-19 varian Omicron pada Kamis (9/12). Ia merupakan staf yang bekerja di Bandara Changi.

Alfa Pratama / Grid.ID
Singapura kembali mendeteksi covid-19 varian Omicron masuk negaranya, Kamis (9/12). Satu di antaranya merupakan pekerja di Bandara Changi. Foto Terminal 4 Bandara Changi yang sudah beroperasi sejak akhir Oktober 2017. 

Otoritas Singapura menegaskan jika kasus lokal pertama virus corona varian B.1.1.529 itu tidak bekerja di terminal 4.

Dimana sejumlah kasus infeksi Omicron terdeteksi di sana.

Baca juga: Singapura Pecah Rekor, Kasus Baru Covid-19 Turun Meski Masih Ratusan Dalam Sehari

Baca juga: Inilah Fakta-fakta Covid-19 Varian Omicron yang Sudah Terdeteksi di Malaysia dan Singapura

Wanita tersebut satu hari sebelumnya atau 8 Desember 2021 menjalani pengecekan kesehatan rutin secara mingguan bersama sejumlah staf bandara Internasional lainnya.

Semua staf bandara sudah menjalani tes PCR setiap minggu dan sebagai tindakan pencegahan tambahan.

Mereka akan menjalani tes cepat antigen setiap hari selama tujuh hari ke depan.

Hasil polymerase chain reaction (PCR)-nya mengungkapkan jejak yang terkait dengan varian Omicron.

Ia kini diminta mengasingkan diri di rumah hingga akhirnya dibawa ke Pusat Nasional untuk Penyakit Menular.

Saat ini, Laboratorium Kesehatan Masyarakat Nasional sedang melaksanakan tes untuk mengonfirmasi varian tersebut.

Adapun kasus kedua merupakan wanita berusia 46 tahun.

Ia merupakan penduduk tetap yang kembali ke Singapura dari Jerman pada 6 Desember 2021.

Tes sebelum keberangkatannya ia lakukan di Prancis pada 4 Desember dan tes PCR-nya di Singapura pada 6 Desember dengan hasil negatif virus corona.

Baca juga: Singapura dan Malaysia Deteksi Covid-19 Varian Omicron, Ini Langkah Kemenkes RI

Baca juga: DHL Express Indonesia Luncurkan Layanan Yellow Boat, Perkuat Layanan Batam-Singapura

Kemudian dia mengalami pilek sehari kemudian dan mencari pertolongan medis.

Dia dinyatakan positif Covid-19 pada 8 Desember dan dipastikan memiliki tanda-tanda varian Omicron pada hari berikutnya.

Pelacakan kontak untuk kedua kasus sedang berlangsung dan Depkes mengatakan semua kontak dekat akan ditempatkan pada karantina 10 hari di fasilitas yang ditunjuk dan menjalani pengujian.

“Mengingat tingkat penularannya yang tinggi dan menyebar ke banyak bagian dunia, kita harus berharap untuk menemukan lebih banyak kasus Omicron di perbatasan kita dan juga di dalam komunitas kita,” kata Kementerian Singapura seperti dikutip Strait Times.

Bagaimana Batam?

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved