Minggu, 19 April 2026

Beda Inggris dan Singapura Kasus Covid-19 Varian Omicron, Britania Naikkan Level Waspada

Inggris dan Singapura sebelumnya melaporkan kasus covid-19 varian Omicron. Pemerintah Inggris bahkan menaikkan level waspada.

Tribun Network
Ilustrasi Covid-19 - Inggris menaikkan level waspada setelah kasus baru covid-19 varian Omicron mencapai ribuan. Singapura sebelumnya juga mendeteksi masuknya virus corona varian B.1.1.529 ini masuk negaranya. 

Ia kini diminta mengasingkan diri di rumah hingga akhirnya dibawa ke Pusat Nasional untuk Penyakit Menular.

Saat ini, Laboratorium Kesehatan Masyarakat Nasional sedang melaksanakan tes untuk mengonfirmasi varian tersebut.

Baca juga: Apindo Kepri Bakal Gelar Vaksinasi Corona Usia 6 Hingga 11 Tahun, Catat Waktunya

Baca juga: Rencana Batam Karantina 7 Ribu PMI hingga Akhir Tahun Cegah Covid-19 Varian Omicron

Adapun kasus kedua merupakan wanita berusia 46 tahun.

Ia merupakan penduduk tetap yang kembali ke Singapura dari Jerman pada 6 Desember 2021.

Tes sebelum keberangkatannya ia lakukan di Prancis pada 4 Desember dan tes PCR-nya di Singapura pada 6 Desember dengan hasil negatif virus corona.

Kemudian dia mengalami pilek sehari kemudian dan mencari pertolongan medis.

Dia dinyatakan positif Covid-19 pada 8 Desember dan dipastikan memiliki tanda-tanda varian Omicron pada hari berikutnya.

Pelacakan kontak untuk kedua kasus sedang berlangsung dan Depkes mengatakan semua kontak dekat akan ditempatkan pada karantina 10 hari di fasilitas yang ditunjuk dan menjalani pengujian.

Negeri Singa itu sebelumnya melaporkan adanya virus corona varian Omicron pada Kamis (2/12).

Dua kasus impor diketahui berasal dari kedatangan penumpang dari Johannesburg, Afrika Selatan.

Terkait banyaknya kasus baru covid-19 varian Omicron, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson sebelumnya mempertimbangkan untuk menerapkan pembatasan virus corona 'Rencana C' yang lebih ketat.

Langkah-langkah Rencana B baru saja diumumkan dalam upaya mengekang penyebaran varian Omicron.

Namun kini para menteri dilaporkan menyusun rencana baru yang lebih ketat untuk tahun baru.

Rencana B yang diumumkan oleh Perdana Menteri pada hari Rabu (8/12/2021) lalu di antaranya diberlakunya kembali bekerja dari rumah.

Kemudian perlunya paspor vaksin untuk acara-acara besar dan diwajibkannya memakai masker.

Baca juga: Ribuan Warga Batam Belum Dapat Vaksin Corona, Dinkes Klaim Capaian Hampir 100 Persen

Baca juga: Batam Dekat Singapura Malaysia, Bagaimana Cara Mencegah Covid-19 Varian Omicron?

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved