Breaking News:

Program Indonesia Terang, Anambas Bakal Dapat Bantuan 4.000 Lampu Tenaga Surya

Kepulauan Anambas akan mendapatkan bantuan sekitar 4.000 unit lampu jalan tenaga surya untuk 52 desa pada tahun 2022. Pemkab sudah usul ke pengelola

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Program Indonesia Terang, Anambas Bakal Dapat Bantuan 4.000 Lampu Tenaga Surya. Foto Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris beberapa waktu lalu 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris menghadiri sebuah acara Soft Launching dan Press Conference terkait percepatan revitalisasi penerangan jalan umum tenaga surya (PJU-TS), baru-baru ini.

Dalam acara tersebut direncanakan Kepulauan Anambas akan mendapatkan bantuan sekitar 4.000 unit PJU-TS di 52 desa pada tahun 2022.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas merasa sangat terbantu dan dipastikan PJU dan rumah ibadah serta fasilitas umum bisa terang.

“Program ini atas usulan dari Pemda dan kita telah menyerahkan data terkait kebutuhan PJU-TS tersebut kepada pihak pengelola,” ujar Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, Jumat (24/12/2021).

Ketua Umum Lembaga Pengelola Proyek Forum Budaya Dunia Heritage (LPPFBDH) KPA. Citropanuwun Al Abdussalam Azis sebelumnya mengatakan, program Indonesia Terang akan segera terwujud di 34 provinsi termasuk kabupaten / kota se - Indonesia.

“Indonesia terang lebih maju dan sejahtera di 34 Provinsi termasuk Kabupaten-Kota, sebagaimana yang dicita-citakan Presiden Jokowi, semoga segera terwujud, dan rakyat merasakan manfaatnya,” ujar Citropanuwun pada peluncuran Percepatan Revitalisasi dan pengukuhan Forum Komunikasi Pelaksana Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (FKP PJUTS) di Kempinski Hotel, Kamis (23/12/2021).

Ia menyampaikan, manfaat yang segera dilaksanakan melalui program ini, di antaranya lebih terjaminnya keamanan hingga ke pelosok daerah, mendorong partisipasi masyarakat dalam roda perekonomian dan menyerap lapangan kerja seluas-luasnya.

Sementara itu, Kepala LPP FBDH DR Syaiful Anwar menjelaskan, dalam pelaksanaan nanti bukan sekedar pasang lampu, tapi juga ingin masyarakat dapat merasakan manfaatnya yakni meringankan beban biaya bulanan. Ini mengingat tenaga surya yang dimanfaatkan dari alam.

Baca juga: DIDUGA Hilang Batres, Lampu Jalan di Lintas Barat Rusak dan Mati

Baca juga: Tuntaskan Program Kepri Terang, Pemprov-PLN Kerja Sama Listriki 11 Pulau di Batam

Masih katanya, dengan adanya penerangan dapat mendorong masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah untuk melakukan kegiatan yang menambah nilai ekonomi.

“Manfaat jangka panjang nantinya dapat mendorong masyarakat yang berpenghasilan menengah ke bawah agar lebih giat menambah nilai ekonomi, karena dengan adanya penerangan dapat melakukan kegitan yang menghasilkan dari sisi ekonomi,” sebutnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved