Kamis, 30 April 2026

Indonesia Catat 19 Kasus Covid-19 Varian Omicron, 11 Kasus Imported Case dari 4 Negara

Sebanyak 11 kasus baru positif varian Omicron merupakan pelaku perjalanan dari 4 negara yang baru kembali ke Indonesia.

Tayang:
foto kompas
Kasus positif covid-19 varian Omicron kini berjumlah 19 orang. Sebelas di antaranya merupakan kasus baru impor dari 4 negara. Foto ilustrasi. 

11. I, laki-laki, 28 th, dari Arab Saudi.

Baca juga: Heboh Varian Omicron, Sudah Masuk RI, Ini 6 Fakta Harus Diketahui

Baca juga: Singapura Antisipasi Covid-19 Varian Omicron, Serukan Warga Suntik Vaksin Booster

KENALI Gejalanya

Sudah nyaris dua tahun Covid-19 belum juga sirna dari dunia dan meneror banyak negara.

Terdeteksi pada akhir 2019 silam, Covid-19 yang umum diistilahka virus corona sudah entah berapa banyak merenggut nyawa manusia.

Nyatanya kengerian virus ini terletak dari daya tularnya yang luar biasa, termasuk kemampuannya bermutasi.

Baru-baru ini Institut Nasional Penyakit Menular (NICD) Afrika Selatan mengumumkan adanya varian Covid-19 terbaru, yang kemudian dinamai Omicron.

Varian ini terdeteksi dan diumumkan otoritas Afrika Seatan pada 25 November lalu, yang lantas memicu reaksi dari beberapa negara.

Temuan varian Omicron berdasarkan sampel yang diambil dari laboratorium pada 14-16 November 2021.

Dokter bernama dr Angelique Coetzee sekaligus praktisi dan Ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan mengatakan, 18 November lalu seorang pasien datang ke kliniknya mengaku sangat lelah, ditambah nyeri tubuh dan sakit kepala.

"Gejala itu sangat mirip infeksi virus umum. Dan karena kami belum melihat pasien Covid-19 selama 8-10 pekan terakhir, kami memutuskan untuk melakukan tes," katanya.

Baca juga: Indonesian Government Considers 14 Day Quarantine If Omicron Spreads Widely

Baca juga: Petugas Kebersihan Tak Pernah ke Luar Negeri Tapi Kena Omicron, Begini Penjelasan Kemenkes

Saat hasil tes keluar ternyata pasien tersebut dan keluarganya positif Covid-19.

Di hari yang sama, ada lebih banyak pasien datang dengan gejala sama seperti pasien sebelumnya.

Di saat itulah Coetzee menyadari bahwa ada sesuatu yang baru dari Covid-19.

Sejak saat itu, setiap hari minimal 2-3 pasien dengan gejala sama datang dan hasil tes Covid-19 mereka positif.

"Kami melihat banyak pasien Covid-19 yang terpapar varian Delta selama gelombang ketiga. Dan ini tidak sesuai dengan gambaran klinis (dari varian Delta)," katanya seperti dikutip dari Kompas.com.

Sumber: Kontan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved