Heboh Varian Omicron, Sudah Masuk RI, Ini 6 Fakta Harus Diketahui
Ilmuwan dari seluruh dunia sedang berlomba-lomba memahami bagaimana penyebaran dan risiko keparahan penyakit yang disebabkan virus Covid-19 Omicron
TRIBUNBATAM.id - Ilmuwan dari seluruh dunia sedang berlomba-lomba memahami bagaimana penyebaran dan risiko keparahan penyakit yang disebabkan virus Omicron.
Dikutip dari Good to Know, Jumat (17/12/2021) dokter sekaligus Ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan, Dr Angelique Coetzee memaparkan, sejauh ini pasien terpapar varian Omicron mengeluhkan sakit kepala, nyeri di seluruh tubuh dan kelelahan yang parah.
Dia berkata gejala varian Omicron sedikit berbeda dari sebelumnya, yakni sakit tenggorokan ringan, gatal di tenggorokan, tidak batuk, serta tidak kehilangan penciuman atau anosmia.
Omicron adalah varian virus baru penyebab Covid-19 yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan pada akhir November 2021 lalu.
Studi laboratorium awal menunjukkan bahwa varian Omicron mungkin resisten terhadap vaksin, meskipun tidak menghindari kekebalan vaksin secara keseluruhan.
Baca juga: Singapura Antisipasi Covid-19 Varian Omicron, Serukan Warga Suntik Vaksin Booster
Baca juga: Indonesian Government Considers 14 Day Quarantine If Omicron Spreads Widely
Terkait hal ini, para ahli menilai bahwa penelitian lebih lanjut masih sangat diperlukan.
Di sisi lain, riset yang dilakukan di Afrika Selatan menemukan bahwa dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech 70 persen efektif mencegah rawat inap akibat infeksi varian Omicron.
Berikut adalah 6 hal yang sudah diketahui dari varian Omicron:
1. Sangat cepat menyebar
Varian Omicron disebut sebagai ancaman terbesar dalam upaya untuk mengakhiri pandemi.
Para ali mengatakan, varian Omicron memiliki lebih dari 30 mutasi pada protein lonjakan virus yang menyebabkan vaksin Covid-19 dan terapi monoklonal tidak efektif dalam membentuk kekebalan.
Selain itu, mereka juga menjelaskan ada kemungkinan bahwa mutasi membuat virus Omicron lebih mudah menyebar. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengatakan bahwa varian Omicron lebih cepat menular dibandingkan varian virus corona yang terdeteksi sebelumnya.
"Kami tahu bahwa varian Omicron sangat cepat menyebar, dan memang lebih cepat menyebar dibandingkan varian Delta di berbagai negara," ujar pemimpin teknis Program Darurat Kesehatabn WHO, Dr Maria Van Kerkhove dikutip dari laman Instagram resmi WHO, Jumat (17/12/2021).
Baca juga: 13 Negara Dilarang Masuk Indonesia karena Omicron, Hong Kong Dihapus
Baca juga: Ditemukan 3 Kasus Varian Omicron Covid-19 di Indonesia, Masyarakat Diminta Hati-hati
2. Gejala Omicro
Meski terlihat mirip, gejala Omicron tampaknya sedikit berbeda dengan varian Covid-19 sebelumnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/omicron-covid-19-varian-omicron.jpg)