BERITA SINGAPURA
Singapura Antisipasi Covid-19 Varian Omicron, Serukan Warga Suntik Vaksin Booster
Singapura mengantisipasi bertambahnya virus corona varian Omicron. Pemerintah di sana menyerukan warganya untuk mendapat suntik vaksin booster.
SINGAPURA, TRIBUNBATAM.id - Singapura masih berjuang melawan covid-19 varian Omicron.
Salah satunya menyerukan warganya untuk mendapat suntik vaksin dosis ketiga atau booster.
Gelombang ke-6 pandemi Covid-19 yang mengguncang Singapura sejak 23 Agustus sudah mereda.
Angka kasus infeksi Covid-19 Singapura terus menurun sejak 3 Desember dan saat ini stabil di kisaran 200-300 kasus per hari.
Ini adalah berita baik mengingat ledakan kasus karena varian Delta sempat menyentuh rekor 5.324 kasus pada 27 Oktober.
Baca juga: Singapura Selidiki Penyebab Kebakaran Flat, Saksi Mata Ungkap Detik-Detik Mencekam
Baca juga: Singapura Dipuji Dunia Internasional, Kalahkan 4 Negara Eropa Gegara Ini
Jumlah pasien yang meninggal juga berkurang pesat dan sudah kembali ke satu digit sejak 6 Desember.
Angka kematian meroket hampir 15 kali lipat sejak gelombang ke-6 menerjang, dari 55 korban jiwa menjadi 813 berdasarkan data terbaru, Minggu (19/12/2021).
Tingkat vaksinasi Singapura saat ini salah satu yang tertinggi di dunia yaitu 88 persen.
Sebanyak 33 persen populasi telah menerima booster.
Ditargetkan separuh warga atau 50 persen akan disuntik dosis booster pada akhir Januari sebelum Tahun Baru Imlek.
Singapura berharap tidak perlu lagi bolak-balik menerapkan pembatasan sosial atau lockdown parsial, dengan syarat persentase warga yang menerima booster tinggi.
Singapura sedang mempertimbangkan mengubah status warga yang telah divaksin penuh dari telah menerima dua dosis vaksin mRNA Covid-19 menjadi tiga dosis.
Sedangkan untuk yang memilih vaksin Sinovac, status saat ini divaksin penuh adalah menerima tiga dosis.
Baca juga: Singapura Buat Rencana Darurat Atasi Covid-19 Varian Omicron, Deteksi 16 Kasus
Baca juga: Beda Singapura Malaysia Indonesia Soal Harga Rokok, Kemenkeu Naikkan CHT Mulai 2022
Yang berarti penerima Sinovac harus mempersiapkan diri untuk menerima dosis keempat.
Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung mengatakan, mengetatkan kembali peraturan dan larangan akan menjadi pilihan terakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1511_singapura.jpg)