BERITA CHINA
Nasib Olimpiade Beijing 2022 di China, Dewan Imam Global Ikut AS Sampai Keluarkan Seruan
Olimpiade Beijing 2022 di China jadi sorotan Dewan Imam Global (GIC). Mereka mengikuti langkah Amerika Serikat (AS) terkait hal ini.
Menanggapi laporan tadi, Beijing mengatakan langkah seperti itu untuk mencari panggung.
"Saya ingin tekankan bahwa Olimpiade Musim Dingin bukanlah panggung untuk sikap dan manipulasi politik," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, dalam konferensi pers reguler pada Senin waktu setempat.
Ia pun memperingatkan AS agar berhenti membesar-besarkan isu boikot.
"Jika AS bertekad menempuh caranya sendiri, China akan mengambil tindakan balasan yang tegas," lanjut Zhao dikutip dari AFP.
Baca juga: Jejak China di Natuna Sudah Lama, Sampai ke Nusantara Pada Masa Dinasti Tang
Baca juga: Awal 2022 Haru di China, Anak Korban Penculikan Bertemu Ibunya Setelah 33 Tahun Terpisah
Para aktivis mengatakan, setidaknya satu juta orang Uighur dan lainnya yang berbahasa Turki, sebagian besar minoritas Muslim, dipenjara di kamp-kamp Xinjiang.
China juga dituduh mensterilkan wanita secara paksa dan menerapkan kerja paksa di sana.
Digelar hanya enam bulan setelah Olimpiade Tokyo yang tertunda akibat pandemi, Olimpiade Beijing akan diadakan pada 4-20 Februari dengan pembatasan Covid-19.(TribunBatam.id) (TribunMedan.com)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Olimpiade Beijing 2022
Sumber: TribunMedan.com