CATAT Syarat, Kriteria dan Jadwal Pelaksanaan Vaksin Booster Covid-19
Varian Covid-19 masih terus membuat waswas banyak masyarakat di dunia. Tak ada siapa pun yang bisa menjamin virus yang muncul akhir 2019 kapan usai
TRIBUNBATAM.id - Varian Covid-19 masih terus membuat waswas banyak masyarakat di dunia.
Tak ada siapa pun yang bisa menjamin virus yang muncul akhir 2019 ini kapan berakhir.
Alih-alih berakhir, Covid-19 terus bermutasi memunculkan genom baru yang lebih berbahaya.
Yang terbaru adalah varian Omicron yang pertama kali muncul di Afrika Selatan tahun lalu.
Mengantisipasi merebaknya lagi kasus-kasus baru Covid-19, sejumlah negara melakukan beberapa cara.
Di Indonesia sendiri, pemerintah akan membuka program vaksin booster mulai tanggal 12 Januari 2022.
Vaksin booster adalah vaksinasi Covid-19 tahap tiga, di mana dipercaya mampu memperkuat imun manusia.
Baca juga: 23.043 Anak Usia 12 hingga 17 Tahun di Tanjungpinang sudah Divaksinasi Covid-19
Baca juga: Sinergitas TNI - Polri Gelar Vaksinasi Corona Anak 6 Hingga 11 Tahun di Karimun
Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kalangan lanjut usia (lansia), utamanya yang memiliki komorbid atau penyakit bawaan.
"Kita tentunya mulai pada lansia sebagai kelompok rentan," kata Nadia dikutip dari kompas.com.
Dengan kriteria tersebut, Menkes Budi mengungkap, ada 244 kabupaten/kota yang sudah memenuhi syarat untuk menggelar vaksinasi dosis ketiga.
Kemudian, ada lebih dari 20 juta penduduk yang memenuhi kriteria penerima vaksin booster.
"Kita identifikasi ada sekitar 21 juta sasaran di bulan Januari yang sudah masuk ke kategori ini," kata Budi dalam konferensi pers daring, Senin (3/1/2022).
Sesuai rekomendasi Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), vaksin booster akan diberikan ke penduduk usia di atas 18 tahun.
Pemerintah pun menyiapkan 3 opsi terkait program vaksinasi ini, yaitu program pemerintah, Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan dan mandiri alias berbayar.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, setidaknya dibutuhkan 230 juta dosis vaksin untuk program ini.
Baca juga: Cara Mendapatkan Vaksin Booster Covid-19 Pada 12 Januari 2022
Baca juga: Vaksin Covid-19 Booster di Kepri, Dinkes Tanjungpinang Tunggu Arahan Pusat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/16032020_ilustrasi-suntik-vaksin.jpg)