Breaking News:

KORUPSI DI BATAM

Fakta Baru Korupsi SMAN 1 Batam, Guru Datangi Kejari Kembalikan Uang Hingga Rp 119 Juta

Fakta baru diungkap Kejaksaan dari korupsi SMAN 1 Batam dengan kerugian negara diprediksi Rp 830 juta.

TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam saat membawa eks Kepala Sekolah SMAN 1 Batam Muhammad Chaidir, Senin (3/1/2022). Sejumlah guru sekolah di Kecamatan Sekupang diketahui mengembalikan uang kerugian Negara hingga Rp 119 juta. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus korupsi SMAN 1 Batam masih menjadi atensi penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam.

Mantan kepala sekolah SMAN 1 Batam, Muhammad Chaidir sudah ditetapkan tersangka bahkan ditahan.

Penyidik Kejari Batam mengungkap tersangka bersama sejumlah guru dan keluarganya menyelewengkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan uang komite anggaran 2017-2019 untuk berlibur ke negeri jiran, Malaysia.

Kerugian negara bahkan ditaksir Rp 830 juta.

Yang terbaru, puluhan guru SMAN 1 Batam mengembalikan uang.

Sedikitnya, ada 50 guru yang mengembalikan uang tersebut dengan total Rp 119 juta.

Kepala Kejari Batam melalui Kasi Intelijen Kejari Batam, Wahyu Octaviandi membenarkan pengembalian kerugian negara itu.

Baca juga: Erick Thohir Laporkan Korupsi PT Garuda Indonesia ke Kejaksaan Agung, Bos Garuda Berikan Dukungan

Baca juga: Duduk Perkara Dugaan Korupsi Dana Hibah Dispora Kepri Hingga Diusut Polisi

Wahyu, mengatakan para guru tersebut mengembalikan uang ke kejaksaan pada Selasa (11/1/2022).

"Mereka datang ke kantor mengembalikan uang, ya itu sah - sah saja. Tapi bukan berarti menghentikan penyelidikan,"kata Wahyu.

Wahyu, tidak menjelaskan secara rinci, berapa besaran setiap guru yang datang mengembalikan uang ke Kejaksaan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved