Breaking News:

Pemkab Bintan Anggarkan Rp 5,8 M, Ganti Rugi Lahan Embung Air Baku Hulu Bintan

Kepala Dinas PUPR Bintan Hery Wahyu sebut pada APBD 2022, Pemkan Bintan anggarkan Rp 5,8 M untuk ganti rugi lahan Embung Air Baku Hulu Bukit Bintan

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Kepala Dinas PUPR Bintan, Hery Wahyu saat menerima kunjungan Komisi I DPRD Kepri di Waduk Embung Air Baku Hulu Bukit Batu, Kabupaten Bintan, Jumat (14/1/2022) siang 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menganggarkan Rp 5,8 miliar untuk ganti rugi lahan waduk air baku pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bintan Tahun 2022.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bintan, Hery Wahyu seusai menerima kunjungan Komisi I DPRD Kepri di Waduk Embung Air Baku Hulu Bukit Batu, Bintan, Jumat (14/1/2022) siang.

Pemkab Bintan juga sudah berkoordinasi dan berkomunikasi ke Ombudsman Kepri, dalam hal tindak lanjut penyelesaian ganti rugi lahan tersebut.

"Alokasi ganti rugi lahan sudah ada di APBD Pemkab Bintan tahun 2022 ini. Dengan alokasi total anggaran mencapai Rp 5,8 miliar. Jadi tinggal pelaksanaannya sambil menunggu laporan tim apraisal," ujarnya.

Ia menuturkan, dari Rp 5,8 miliar itu bukan saja untuk ganti rugi lahan. Karena akan ada juga untuk pengurusan administrasi dan tim apraisal nantinya.

"Proyek waduk air baku hulu Bintan yang berada di Bintan Bunyu telah dibangun oleh Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Sumatera, Provinsi Kepri," terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri, Boby Jayanto bersama jajarannya seusai kunjungan ke lokasi waduk tersebut menyampaikan, dalam proses ganti rugi lahan tersebut pihaknya akan terus memantau sejauh mana perkembanganya.

Ia juga berharap agar hal tersebut cepat diselesaikan permasalahannya bersama masyarakat.

Baca juga: Kasus Pengadaan Lahan TPA Bintan Berlanjut, Jaksa Periksa Saksi dari BPN Bintan

Baca juga: Kejaksaan Hentikan Penuntutan Kasus Penipuan dengan Tersangka Tan Jemi di Bintan

"Tentu diharapkan untuk persoalan ganti rugi lahan waduk ini di tahun 2022 dapat segera terselesaikan," tutupnya. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved