UPDATE Gempa Banten, BPBD Data 738 Bangunan Rusak, Berlakukan Status Tanggap Darurat
BPBD Pandeglang mendata setidaknya 738 bangunan rusak akibat gempa Banten, Jumat (14/1/2022). Pemerintah daerah memberlakukan status tanggap darurat.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mengungkap jika terdapat 5 kali gempa susulan di Banten.
Baca juga: Gempa Baru Saja Terjadi Magnitudo 6,7 di Banten, Terasa hingga Pamulang
Baca juga: Empat Gempa Guncang Halmahera Utara Dalam 3 Hari Berturut-turut, Berikut Faktanya
Meski memastikan gempa tidak berpotensi tsunami, namun gempa memiliki magnitudo 5,7.
Gempa susulan diketahui terjadi Jumat (14/1/2022) hingga pukul 17.20 WIB.
Badan Meteorologi Klimtologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mencatat gempa di selatan Banten.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 6,7.
Dengan episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,21° LS ; 105,05° BT.
Tepatnya pada jarak 132 km arah Barat Daya Kota Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten pada kedalaman 40 Km.
Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan di Kecamatan Munjul dan Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.(TribunBatam.id)(TribunBanten.com/Nurandi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Gempa Banten
Sumber: TribunBanten.com