BATAM TERKINI
Disdik Minta SMPN 9 Batam Tutup Sementara PTM, Gegara Banyak Siswa Terpapar Covid-19
Kadisdik Batam Hendri Arulan sebut, PTM di SMPN 9 Batam sudah layak ditutup sementara akibat banyak siswa positif covid-19 dari hasil tes antigen
"Kebetulan orangtua murid kami ini kerja di Dinas Kesehatan, jadi anaknya dibawa berobat,"kata Eny.
Saat dibawa berobat anak tersebut menjalani test antingen.
"Saat tes antingen, anaknya reaktif Covid-19,"kata Eny.
Adanya informasi tersebut, pihak puskesmas Sei Lekop, melakukan tracing di SMPN 9 secara random, untuk yang kontak dengan anak yang bersangkuatan.
"Itulah hari Senin (14/2/2022) kami menjalani test antigen secara random khusus kelas VII yakni 10 kelas," kata Eny.
Dari 10 kelas VII ditambah satu kelas VIII, jumlah jumlah muridnya 400 lebih.
"Sample yang diambil yakni 10 persen dari 400-san. Jadi yang ikut test antingen sebanyak 141 orang, dan ada beberapa orang guru," kata Eny.
Dari 141 orang yang ikut test antingen ditemukan 31 siswa dan dua orang guru reaktif Covid-19.
"Jadi kita langsung buatkan surat dan koordinasi dengan Dinas pendidikan. Pihak Dinas memberikan arahan agar dilaksanakan pembelajaran online dari tanggl 15 sampai dengan 19," kata Eny.
Saat ini, yang belajar online baru kelas VII, sementara kelas VIII dan IX masih tatap muka secara terbatas.
"Kita masih menunggu informasi perkembangan dari hasil test antigen anak-anak yang lainnya," kata Eny.
Dia menjelaskan untuak siswa -siswi kelas VII yang lainnya diimbau kepada orangtua agar melakukan test antigen secara mandiri.
"Ya kita sudah himbau. Agar mereka melakukan test antigen secara mandiri, nanti hasilnya dikirim ke Wali kelas. Hal ini agar kita bisa mengambil kebijakan lainnya," kata Eny.
Dia menjelaskan, sampai saat ini untuk 31 anak didik yang hasil antigennya reaktif Covid-19 dan dua guru mereka yang hasil tes antingennya reaktif, kondisinya sehat.
"Kita sudah komunikasi dengan guru kita, mereka sehat. Mereka saat ini isolasi mandiri," kata Eny.
Dia menjelaskan satu dari guru mereka yang reaktif sedang hamil.
"Kita berharap semuanya baik-baik saja," katanya.
Eny, juga mengetakan pihaknya masih menunggu informasi lanjutan dari Dinas Pendidikan.
"Jika Dinas meminta untuk kelas lain belajar daring, kita akan ikuti," kata Eny. (TRIBUNBATAM.id/Pertanian Sitanggang)
*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1502tampak-depan-smpn-9-batam.jpg)