Minyak Goreng Sempat Langka dan Mahal, Ini Alternatif Minyak untuk Menggoreng dan Memasak
Sempat langka dan sangat sulit didapatkan di pasar minyak goreng kini bisa ditemukan dengan mudah di supermarket maupun pasar tradisional tetapi mahal
TRIBUNBATAM.id - Isu minyak goreng masih menjadi perbincangan di kalangan ibu rumah tangga.
Sempat langka dan sangat sulit didapatkan di pasar, minyak goreng kini bisa ditemukan dengan mudah di supermarket maupun pasar tradisional tetapi dengan harga mahal.
Jelang Ramadhan 1443 Hijriah dan Lebaran 2022, tentu penggunaan minyak goreng untuk rumah tangga semakin bertambah.
Ibu rumah tangga yang bisa menggunakan minyak untuk menggoreng, sebenarnya bisa memakai jenis minyak selain minyak sawit.
Minyak dari beberapa bahan alami ini bahkan bisi untuk menggoreng, seperti penggunaan minyak sawit selama ini.
Berikut alternatif minyak selain minyak sawit yang bisa dipakai untuk memasak dan menggoreng:
Minyak kelapa
Minyak kelapa merupakan salah satu hasil dari olahan kelapa.
Minyak kelapa dapat digunkan untuk memasak dengan suhu hangat hingga tinggi, karena stabil pada panas.
Minyak kelapa tak akan panas saat suhu tinggi.
Baca juga: Minyak Goreng Habis, Adanya Minyak Urut, Bentuk Protes Pedagang Pasar Minyak Makan Langka
Baca juga: Menanti Janji Mendag Muhammad Lutfi Ungkap Mafia Minyak Goreng
Ia juga harum untuk dipakai sebagai bahan membuat kue.
Dikutip dari MedicalNewsToday, minyak kelapa terdiri dari 92 persen lemak jenuh dan tahan terhadap oksidasi, sehingga membuatnya menjadi minyak goreng yang stabil.
Namun minyak kelapa juga dilkatakan sebaiknya dipakai untuk menggoreng dangkal, karena titik asapnya yang rendah.
Minyak wijen
Minyak wijen kerap kali dipakai dalam masakan ala China karena memiliki rasa yang kuat.
Adapun titik asap yang tinggi pada minyak wijen bisa dipakai untuk resep masakan dengan panas yang tinggi.
Minyak zaitun
Minyak zaitun atau olive oil adalah minyak yang didapatkan dari ekstraksi buah zaitun.
Adapun jenis olive oil yang biasa dipakai untuk masakan yakni olive oil biasa dan extra virgin olive oil.
Olive oil dalam dunia kuliner kerap dipakai sebagai minyak serbaguna dan sehat untuk disantap langsung.
Minyak zaitun memiliki titik asap relatif lebih rendah dibandingkan minyak yang lain.
Baca juga: TERUNGKAP! Ini Penyebab Minyak Goreng Curah Susah Ditemukan di Batam Padahal Stok Ribuan Ton
Baca juga: Gubernur Kepri : Tak Boleh Oplos Minyak Goreng, Disperindag Harus Cek Rutin ke Pasar!
Sehingga sebaiknya saat digunakan memasak memakai api kecil dan sedang.
Adapun untuk extra virgin olive oil sebaiknya dipakai hanya untuk dressing salad.
Minyak alpukat
Minyak alpukat juga bisa dipakai untuk menggoreng dangkal.
Hal ini karena minyak alpukat mengandung cukup tinggi lemak tak jenuh tunggal sehingga cukup stabil saat dipanaskan.
Minyak alpukat merupakan minyak yang didapatkan dari buah alpukat, namun tak mengalami pemurnian.
Meski demikian penggunaan minyak alpukat sebagai minyak goreng direkomendasikan untuk diapakai sebagai minyak tumisan.
Minyak bunga matahari
Minyak ini berasal dari bunga matahari yang kemudian diproses.
Adapun minyak dari bunga matahari ini memiliki titik asap tinggi dan tak memiliki rasa yang kuat, sehingga cocok untuk menggoreng makanan.
Baca juga: REAKSI Bareskrim Polri Rencana Mendag Umumkan Calon Tersangka Mafia Minyak Goreng Hari Ini
Baca juga: Intip Tips dan Cara Mengukus Makanan agar Lebih Lezat dan Nikmat, Masak Hemat Tanpa Minyak Goreng
Namun minyak bunga matahari mengandung omega-6 yang tinggi.
Mengonsumsi terlalu banyak asam lemak omega-6 bisa menyebabkan peradangan tubuh.
Sehingga sebaiknya menggunakan minyak bunga matahari dipakai dalam jumlah sedang.
Minyak kanola
Minyak kanola merupakan minyak yang bersumber dari tanaman kanola.
Minyak ini adalah minyak lain dengan titik asap tinggi sehingga cocok untuk menggoreng ringan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minyak canola bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu mengurangi kadar kolesterol dibanding sumber lemak lain.
Baca juga: Minyak Goreng Curah di Batam Masih Dijual dengan Harga di Atas HET, Ini Alasan Pedagang
Baca juga: Harga Minyak Goreng Bikin Pusing, Mendag Minta Maaf, DPR RI: Masa Negara Kalah Sama Mafia
.
.
.
(*/ TRIBUNBATAM.id)