KESEHATAN
Begini Cara Berpuasa yang Aman untuk Penderita Diabetes, Ikuti 5 Tipsnya
orang dengan penyakit diabates biasanya dilarang berpuasa karena akan membuat gula darah dan kadar insulin mereka tidak terkontrol.
TRIBUNBATAM.id - Semua umat muslim mempunyai kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan.
Namun ada beberapa kondisi tertentu yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa.
Misalnya saja sakit, kondisi hamil, lanjut usia dan lainnya.
Seperti orang dengan penyakit diabates biasanya dilarang berpuasa karena akan membuat gula darah dan kadar insulin mereka tidak terkontrol.
Namun dengan langkah tertentu, mereka yang mengalami diabetes tetap bisa berpuasa dengan aman.
Lalu, bagaimana cara agar penderita diabetes bisa berpuasa dengan aman?
Baca juga: 6 Cara Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-pecah saat Puasa, Konsumsi Madu saat Sahur dan Berbuka
Baca juga: Sering Terjadi, Ini Cara Ampuh Cegah Kantuk saat Puasa Ramadhan
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan penderita diabetes agar bisa berpuasa dengan aman.
Berikut langkah tersebut:
1. Konsultasi dengan dokter
Pastikan dokter Anda mengetahui rencana Anda untuk berpuasa.
Puasa memengaruhi gula darah dan tekanan darah Anda, jadi jika Anda sedang menjalani pengobatan diabetes atau tekanan darah tinggi, dokter Anda mungkin perlu melakukan penyesuaian selama Ramadan.
Penyesuaian ini harus dilakukan di bawah pengawasan dokter Anda dan tidak boleh dilakukan sendiri.
2. Jaga cairan tubuh
Pastikan Anda minum cukup cairan selama sahur dan berbuka.
Baca juga: Ingin Tubuh Bugar Meski Berpuasa? Begini Cara Minum Air Putih yang Benar agar Tidak Dehidrasi
Baca juga: 7 Tips Badan Tetap Bugar dan Tidak Lemas saat Berpuasa, Salah Satunya Perbanyak Makanan Berserat
Jika cuaca panas selama bulan Ramadhan, cobalah untuk tetap berada di tempat yang sejuk dan batasi aktivitas fisik Anda untuk meminimalisir jumlah cairan yang hilang sepanjang hari.
3. Periksa kadar gula saat berpuasa
Hal paling berbahaya yang bisa terjadi pada Anda saat berpuasa adalah kadar gula darah rendah yang terlalu rendah dan terlalu tinggi serta dehidrasi.
Gula darah yang tak terkontrol dan dehidrasi bisa menyebabkan penglihatan kabur, detak jantung tidak teratur, pusing, pingsan, dan kebingungan.
Karena itu, Anda perlu memeriksa kadar glukosa darah untuk memantau kondisi tubuh Anda.
4. Hindari makanan manis dan tinggi karbohidrat saat berbuka
Untuk menghindari perubahan gula darah, dokter Anda mungkin menyarankan Anda untuk tetap mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan rendah karbohidrat saat sahur dan berbuka.
Makanan berlemak tinggi akan membuat Anda kenyang lebih lama dan tidak akan meningkatkan gula darah Anda.
Baca juga: 5 Cara Simpan Buah-buahan agar Tetap Segar dan Tidak Cepat Busuk, Siapkan Larutan Cuka
Baca juga: Ketahui 6 Khasiat Lua Biasa Buah Kurma bagi Kesehatan, Sumber Energi hingga Cegah Sakit Jantung
Namun, pastikan untuk mendiskusikan hal ini dengan dokter Anda karena jika Anda sedang menjalani pengobatan, hal ini dapat memengaruhi dosis obat yang harus Anda konsumsi.
5. Hindari makan berlebihan
Meski Anda merasa lapas setelah berpuasa seharian, hindari makan terlalu banyak, baik saat sahur atau berbuka.
Sebab, makan terlalu banyak bisa menyebabkan lonjakan gula darah.
(*)