Banyak Diprotes Wisman, Kadispar Kepri Janji Hasil Tes PCR Masuk Batam Lebih Cepat Keluar
Kadispar Kepri Buralimar sebut, petugas kesehatan yang layani tes PCR di pelabuhan sudah ditambah. Nanti hasil PCR bisa keluar lebih cepat
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
Setelah menjalani tes PCR di pelabuhan, ia langsung check in di hotel untuk menunggu hasil tes.
Perkiraannya, hasil tes PCR ini bisa keluar paling lama enam jam. Namun kenyataannya, sampai Minggu (3/4) pagi, hasil tes belum keluar.
“Sampai hari ini, pukul 07.30 WIB, hasil PCR belum keluar. Kalau begini, orang yang mau libur satu malam ke Batam tidak ada gunanya. Kami hanya bisa berjalan-jalan beberapa jam saja di Batam," keluh Zalazan.
Mazlan mengeluhkan persyaratan dan prosedur masuk ke Batam masih sangat sulit dan memakan biaya.
Sebelum berangkat, di Singapura ia harus PCR test 2x24 jam dengan biaya Sin$100, lalu membeli asuransi berdurasi 14 hari yang harganya Sin$50-100.
Sesampainya di Batam harus melakukan tes PCR ulang dengan biaya Rp 300 ribu.
Belum lagi, harga tiket kapal Singapura-Batam lebih mahal dibanding sebelumnya, dari Sin$50 menjadi Sin$98.
Ia rela merogoh kocek untuk membayar semua itu karena sudah lama ingin berwisata ke Batam.
"Saya sedang karantina dari semalam hingga hari ini menunggu hasil di Pacific Hotel. Belum bisa ke mana-mana. Saya kira akan keluar hasilnya dalam satu hingga dua jam. Ini sudah lebih 12 jam hasilnya belum ada,” katanya.
Menurut Zalazan, apa yang ia dengar tentang kesiapan Indonesia menyambut wisatawan tidak seperti yang diharapkan. Karena itu, ia berharap pemerintah Indonesia lebih siap sehingga bisa memperingkas waktu dan prosedur kedatangan orang asing ke Batam.
Jika teknologi pemeriksaan sampel PCR butuh waktu lama, pemerintah bisa menggantinya dengan Antigen. Selain waktunya lebih singkat, juga menghemat biaya.
"Jujur, saya menyesal datang ke Batam. Kalau orang pergi ke sini dua hari satu malam saja, mereka pasti juga menyesal. Lebih baik nyatakan kepada WNA, kalau mau ke Batam atau ke Bintan, sekurang-kurangnya dua malam supaya mereka tidak kecewa," tambahnya.
(Tribunbatam.id/endrakaputra/Roma Uly Sianturi/Hening Sekar Utami)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Keluhan-PPLN-asal-Singapura-di-Pelabuhan-Internasional-Batam-Center.jpg)