BATAM TERKINI
Kapan BLT Rp 100.000 Kompensasi Mahalnya Minyak Goreng Dibagikan? Ini Jawaban Kadinsos-PM Batam
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Batam, Hasyimah mengungkapkan rencana pencairan BLT senilai Rp 100.000 dari pusat.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Batam, Hasyimah mengatakan hingga saat ini belum ada surat resmi terkait dana BLT Rp 100 ribu sebagai bentuk perhatian terhadap mahalnya harga minyak goreng.
Pihaknya juga masih menunggu kelanjutan dari rencana Presiden Joko Widodo untuk memberikan bantuan untuk masyarakat di Batam.
Diakuinya untuk mendapatkan bantuan tentu harus ada mekanisme nantinya. Hal ini meliputi syarat penerima, dan kuota penerima untuk di Batam.
Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos untuk Batam jumlah warga miskin mencapai 54 ribu lebih.
"Kami masih menunggu, seperti apa nanti kriteria penerima bantuan ini. Apakah diambil dari DTSK atau seperti apa. Untuk itu kami belum melakukan pendataan atau lainnya untuk menindaklanjuti rencana pusat ini," katanya, Senin (4/4/2022).
Hasymah mengatakan, pihaknya menyambut baik, rencana bantuan dari pusat ini.
Baca juga: Petugas dari 6 Klinik Dikerahkan untuk Tes PCR Wisman yang Masuk Batam Lewat Pelabuhan
Baca juga: Wisatawan Mancanegara Dilarang Masuk Batam Jika Belum Vaksin Covid-19
Rencananya pusat akan memberikan bantuan sebesar Rp 100 ribu perbulan dan dibayarkan per tiga bulan untuk menanggulangi mahalnya minyak goreng.
"Kalau memang ada, tentu akan kami langsung kerjakan. Karena semakin banyak warga yang tidak mampu dapat bantuan semakin baik," ujarnya.
Seperti diketahui ini bantuan yang masih dalam tahap pencairan adalah BLT yang dicairkan melalui PT POS Indonesia.
Penerimanya sudah terdaftar di DTSK Batam. Beruntungnya untuk Batam tidak ada kendala pencairan dana bantuan ini.
Ia berharap, pemerintah segera mengeluarkan surat resmi terkait mekanisme penerima bantuan ini.
Sehingga pihaknya bisa bekerja dengan cepat untuk menindaklanjuti bantuan tersebut.
"Kalau sudah ada surat resmi, kami akan langsung kerja. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini ada informasi lanjutan terkait BLT minyak goreng ini," katanya.
Seperti diketahui, Pemerintah pusat berencana memberikan dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 100 ribu per bulan.
Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pusat terhadap mahalnya harga minyak goreng saat ini. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)