Breaking News:

Buntut Putusan MA, Vaksin Halal Jenis Ini akan Digunakan Pemerintah sebagai Booster Covid-19

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung (MA) tentang vaksin halal terutama di booster

Kompas.com
Ilustrasi - Buntut Putusan MA, Vaksin Halal Jenis Ini akan Digunakan Pemerintah sebagai Booster Covid-19 

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac telah memperoleh rekomendasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Fatwa MUI Nomor 02 Tahun 2021.

Kemudian untuk mekanisme vaksinasi gotong royong, vaksin Sinopharm juga memperoleh rekomendasi fatwa halal dari MUI melalui Fatwa MUI Nomor 9 Tahun 2022.

Baca juga: Inilah Vaksin Covid-19 Sudah Berlabel Halal MUI, Apa Itu Tripsin di AstraZeneca?

Baca juga: Jelang Lebaran, Vaksin Booster dan Anak di Batam Diserbu Warga, Sehari Capai 3.500 Orang

Selain kedua vaksin tersebut, terdapat empat regimen vaksin Covid-19 lain yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yaitu AstraZeneca, Pfizer, Moderna dan Janssen.

Penggunaan berbagai jenis vaksin ini memungkinkan masyarakat untuk segera menyesuaikan berbagai kondisi kesehatannya dengan berbagai jenis vaksin yang tersedia.

"Vaksin yang sudah beredar secara luas di Indonesia ini juga merupakan vaksin-vaksin yang banyak digunakan di negara Muslim, seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Suriah, Pakistan, Malaysia, Bangladesh, Iran, Mesir, Palestina, Kuwait, Maroko dan Bahrain, serta terbukti juga di negara-negara Muslim tersebut kasus Covid- 19 dapat terkendali hingga saat ini," ucap Nadia.

Sebagai bagian persiapan transisi dari pandemi menuju ke endemi, pemerintah terus mengakselerasi laju vaksinasi.

Berdasarkan data dari Kemenkes hingga 25 April 2022, cakupan vaksinasi dosis pertama mencapai 198,98 juta dosis atau 95,54 persen dari target sasaran dan dosis kedua 164,06 juta atau 78,78 persen dari target.

Sedangkan capaian dosis booster baru sebesar 35,26 juta dosis atau 16,93 persen dari target.

Baca juga: Stok Vaksin AstraZeneca di Batam Sempat Kosong, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan

Baca juga: Polisi Polsek Batu Aji Patroli Jalan Kaki di Pusat Perbelanjaan, Ajak Warga Ikut Vaksinasi

.

.

.

(TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved