Breaking News:

KESEHATAN

Bagus untuk Menutrisi Otak, Ini 11 Jenis Makanan yang Bikin Anak Cerdas dan Orangtua tak Cepat Pikun

Studi tahun 2014 menemukan bahwa makan kacang dalam jumlah tinggi secara keseluruhan dikaitkan dengan fungsi otak yang lebih baik.

Nova
Makanan dan minuman tepat diklaim bisa meningkatkan kecerdasan otak dan mencegah pikun. 

TRIBUNBATAM.id - Ada sejumlah makanan penambah daya ingat seperti ikan berlemak, kacang-kacangan, serta beberapa jenis sayur dan buah.

Asam lemak omega-3, misalnya, membantu membangun dan memperbaiki sel-sel otak.

Sementara, antioksidan membantu mengurangi stres dan peradangan sel yang berkaitan dengan penuaan otak dan gangguan neurodegeneratif, seperti Alzheimer.

Apa kaitannya makanan dan daya ingat? Menurut Medical News Today, otak adalah organ yang padat energi.

Organ ini menggunakan sekitar 20 persen kalori tubuh untuk menjaga konsentrasi sepanjang hari.

Makanan yang dapat meningkatkan daya ingat dan kesehatan otak secara keseluruhan masih terus diteliti.

Namun, menurut Mayo Clinic, sejumlah penelitian yang sudah dilakukan menyarankan kita untuk menerapkan rencana makan yang menyediakan pilihan lemak sehat dan berbagai makanan nabati yang kaya akan fitonutrien.

Selain itu, hindari konsumsi sumber lemak tidak sehat dan mengingat untuk terus mengonsumsi makanan yang beragam untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi otak.

Baca juga: 7 Jenis Makanan Ini Mampu Redakan Sakit dan Nyeri Menstruasi, Sudah Coba?

Baca juga: INI 5 Manfaat Minyak Ikan untuk Kesehatan Anak, Memperkuat Tulang hingga Menambah Kecerdasan

Berikut sejumlah makanan penambah daya ingat yang baik dikonsumsi secara rutin:

1. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Kacang-kacangan dan biji-bijian juga mungkin termasuk makanan penambah daya ingat yang baik karena mengandung asam lemak omega-3 dan antioksidan.

Studi tahun 2014 menemukan bahwa makan kacang dalam jumlah tinggi secara keseluruhan dikaitkan dengan fungsi otak yang lebih baik di usia yang lebih tua.

Kacang-kacangan dan biji-bijian juga merupakan sumber yang kaya akan antioksidan vitamin E yang melindungi sel dari stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas.

Sebuah ulasan di 2014 menemukan bahwa vitamin E dapat berkontribusi terhadap peningkatan kognisi dan pengurangan risiko penyakit Alzheimer.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved