Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Buka Suara Kematian Sertu Bayu, Janji Kawal Kasusnya

Kematian Sertu Macrtyan Bayu Pratama yang tewas di Timika, Papua jadi perhatian Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

(Tangkapan layar YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa)
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa berjanji mengawal kasus kematian Sertu Marctyan Bayu Pratama. 

TRIBUNBATAM.id - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa buka suara terkait kematian Sertu Marctyan Bayu Pratama.

Ia bahkan mensinyalir ada buti kuat adanya unsur kesengajaan dalam melambat penanganan kasus ini.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu berjanji mengawal kasus yang menimpa anak dari Sri Rejeki, warga Solo, Provinsi Jwa Tengah (Jateng) itu.

Sertu Bayu diduga dianiaya oleh dua perwira berpangkat letnan satu (lettu) dan letnan dua (letda) ketika bertugas di Timika, Papua.

Ia meninggal pada 8 November 2021.

Sri Rejeki yang kini berusia 50 tahun menceritakan, jika anaknya mendapat tugas ke Timika, Papua pada Juni 2021.

Baca juga: Kasus Kerangkeng Manusia, Polda Sumut Tindak Anggotanya, Panglima TNI Bentuk Tim Khusus

Baca juga: Komnas HAM Apresiasi Pernyataan Panglima TNI Soal Keturunan PKI Boleh Jadi Tentara

Namun, pada 8 November 2021, anaknya pulang dalam keadaan tak bernyawa.

Ada kejanggalan dalam kematian Sertu Marctyan Bayu Pratama, yang tengah dikejar oleh sang ibu.

Ia meminta autopsi ulang, namun petugas hanya memberi janji akan memberi hasil autopsi.

“Kalau saya sinyalir ada bukti cukup kuat adanya kesengajaan melambat-lambatkan atau bahkan tidak membuka secara terang, maka saya berikan konsekuensi,” kata Andika sesudah rapat bersama Komisi I di DPR RI, Jakarta, Senin (6/6/2022).

Andika menjelaskan, pihak polisi militer sebelumnya telah melimpahkan berkas perkara tersebut ke Oditurat Militer Jayapura pada 13 Desember 2021.

Selanjutnya, Oditurat Militer Jayapura baru melimpahkan ke Oditurat Militer Jakarta pada 25 Mei 2022.

Setelah berkas sampai di Oditurat Militer Jakarta, Andika kemudian memerintah oditur jenderal untuk menelusuri kasus tersebut.

“Selidiki apa yang terjadi karena saya ingin tahu apa yang terjadi. Saya janji, saya akan kawal seperti halnya kasus hukum yang sudah terjadi kemarin,” ucap dia.

Baca juga: Oknum TNI Letuskan Tembakan Adik Ipar Tewas, Pesta Pernikahan Berubah Mencekam

Baca juga: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Dipanggil Mahfud MD, Ada Oknum TNI Ikut Proyek Komunikasi

Sri Rejeki sebelumnya mencari informasi perihal nasib tragis yang menimpa putranya itu.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved