Breaking News:

KEPRI TERKINI

Inflasi Kepri Juni 2022 Dipicu Harga Cabai dan Telur Ayam Ras

Angka inflasi Kepri pada Juni 2022 cenderung lebih tinggi dibanding inflasi Kepulauan Riau (Kepri) pada Mei 2022 sebesar 0,81 persen (mtm).

TribunBatam.id/Dokumentasi TPID Kepri
Wakil Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), sekaligus Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Musni Hardi K. Atmaja. Angka inflasi Kepri untuk Juni 2022 naik dibanding bulan sebelumnya. Inflasi di Kepri ini didorong oleh kenaikan harga kelompok volatile food, contohnya cabai dan telur ayam ras. 

Sedangkan komoditas penyumbang inflasi di Kota Tanjungpinang adalah aneka cabai dan telur ayam ras.

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kepri, memperkirakan tekanan inflasi masih akan berlanjut meski cenderung melemah.

Sehubungan dengan itu, TPID Kepri akan memfokuskan pemantauan pada harga dan pasokan, serta meningkatkan pengawasan terhadap kondisi ternak yang didatangkan dari luar wilayah Kepri, mendorong konsumsi daging beku dan daging kerbau, menjaga kelancaran distribusi barang termasuk aktivitas bongkar muat, serta mengoptimalkan kerja sama antar daerah (KAD).

"Upaya perluasan atau penguatan KAD dilakukan dengan meningkatkan konektivitas antar daerah dan efisiensi jalur logistik untuk menekan biaya angkut dan mengurangi waktu tempuh," ujar Musni.

Ia menambahkan, dalam jangka panjang TPID akan terus mendorong upaya pengendalian inflasi dengan meningkatkan kapasitas produksi lokal melalui penguatan kelembagaan nelayan/petani, perluasan lahan dan implementasi teknik budidaya yang lebih baik.

Baca juga: Langkah TPID Kepri Tekan Angka Inflasi, Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok

Baca juga: Batam Peringkat 2 Inflasi Tertinggi Se-Sumatera pada November 2021, Nomor 5 Se-Indonesia

Seperti Program Lipat Ganda, program urban farming, integrated farming dan digital farming.

Berikut risiko inflasi yang patut diwaspadai, yaitu:

  • Kenaikan permintaan bahan pangan, khususnya daging sapi pada Hari Raya Idul Adha di bulan Juli 2022, di tengah merebaknya isu penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK);
  • Masuknya periode tahun ajaran baru yang akan mendorong belanja kebutuhan anak sekolah;
  •  Rencana kenaikan tarif listrik untuk golongan 3.000 VA ke atas mulai bulan Juli 2022.(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Berita Tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved