Breaking News:

SPEEDBOAT TERBAKAR DI ANAMBAS

INI Dugaan Sementara Penyebab Kapal Puskel Milik RSUD Tarempa Anambas Terbakar

Penyebab kebakaran kapal Puskesmas Keliling milik RSUD Tarempa Anambas terungkap. Kapal tersebut diduga terbakar karena ada korsleting.

TribunBatam.id/Dokumentasi Warga Anambas/Taufik
Satu unit Speedboat atau kapal cepat terbakar di perairan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (3/7/2022) sekira pukul 12.30 WIB. 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Penyebab kebakaran speedboat Puskesmas Keliling (Puskel) milik UPT RSUD Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas akhirnya terungkap.

Speedboat yang sempat terparkir di Pelabuhan Pasar Ikan Tanjung it, diduga terbakar akibat percikan api yang disebabkan korsleting kabel aki di belakang kapal.

Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasat Polairud) Polres Anambas, AKP Martias saat ditemui di kantornya, Minggu (3/7/2022).

"Ya penyebab kebakaran itu diduga akibat korsleting kabel aki yang mengeluarkan percikan api," ujarnya.

Percikan api tersebut diduga cepat menyambar tangki bahan bakar yang terletak di dalam kapal hingga akhirnya menimbulkan suara ledakan dahsyat.

"Saat itu ada satu ABK sedang buang air laut dari dalam kapal, karena kejadiannya cepat dia mengalami luka bakar dan kondisi mesin kapal saat itu masih hidup, lalu karena tali kapal sudah dilepas kebawa angin menjauh dari pelabuhan," jelasnya.

Baca juga: MUSIM Durian di Bintan, Pedagang Bisa Jual 200 Kg Sehari, Cek Daftar Harganya

Baca juga: Penjelasan Direktur UPT RSUD Tarempa Soal Kebakaran Kapal Puskesmas Keliling

Selama kapal itu dilahap kobaran api dan menjauh dari Pelabuhan Pasar Ikan, pihaknya bersama personil Satpol PP Damkar dan warga turut membantu memadamkan api tersebut. 

"Setelah api padam, kondisi Kapal Puskel itu rusak total," terangnya.

Iptu Martias menyebutkan, kerugian materil yang dialami akibat terbakarnya Kapal Puskel rujukan pasien RSUD Tarempa itu diperkirakan mencapai Rp 968 juta.

Kapal itu sekarang masih di tepi jembatan dekat Tanjung Momong, nanti akan kita evakuasi ke Pelabuhan Antang," ucapnya. (TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak)
 

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved