Breaking News:

Syarat dan Cara Terbaru Mencairkan Sebagian Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan program JHT (Jaminan Hari Tua). Peserta yang ingin mencairkan jaminan ini

TRIBUNBATAM.id/ZABUR
Salah seorang petugas tengah melakukan verifikasi dokumen persyaratan peserta klaim JHT di kantor BPJAMSOSTEK Batam Nagoya, Jumat (3/4/2020) - Foto: ILUSTRASI 

TRIBUNBATAM.id - Pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan program JHT (Jaminan Hari Tua).

Peserta yang ingin mencairkan jaminan ini, salah satu syaratnya adalah telah memasuki masa pensiun yaitu umur 56 tahun.

Namun, Anda tetap bisa mencairkan sebagian saldo JHT meski belum memasuki umur pensiun.

Pekerja bisa mengambil sebanyak 10 persen atau 30 persen dari saldo JHT.

Klaim sebagian 10 persen JHT ditujukan untuk persiapan memasuki hari tua, sedangkan klaim JHT sebesar 30 persen ditujukan untuk kepemilikan rumah.

Syarat pencairan sebagian saldo JHT

Berikut ini syarat klaim saldo JHT sebagian yang dirangkum dari situs resmi BPJS Ketenagakerjaan. 

Baca juga: Cara Hitung Besaran Denda Telat Bayar Iuran BPJS Kesehatan

Baca juga: Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan melalui Website dan Aplikasi

Pencairan JHT 10 persen

  • Kepesertaan minimal 10 tahun
  • Kartu Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
  • E-KTP
  • Kartu keluarga
  • Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan atau surat keterangan berhenti bekerja
  • Buku tabungan
  • NPWP (jika ada)

Pencairan JHT 30 persen

  1. Kepesertaan minimal 10 tahun
  2. Kartu Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
  3. E-KTP
  4. Kartu keluarga
  5. Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan atau surat keterangan berhenti bekerja
  6. Dokumen perbankan berdasarkan peruntukan sebagaimana berikut: 

Baca juga: Simak Syaratnya Cairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan 2022

Baca juga: 6 Cara Praktis Cek Tagihan BPJS Kesehatan Melalui HP

  • Pembayaran Uang Muka pinjaman rumah: Fotokopi perjanjian pinjaman rumah dan fotokopi standing instruction (surat Perintah Nasabah kepada bank)
  • Pembayaran Cicilan atau angsuran pinjaman rumah: Fotokopi perjanjian pinjaman rumah, Surat Keterangan BAKI Debet yang berisikan besaran sisa pokok pinjaman dalam periode tertentu dan fotokopi standing instruction (surat Perintah Nasabah kepada bank)
  • Pelunasan sisa pinjaman rumah: Fotokopi perjanjian pinjaman rumah, Formulir pelunasan pinjaman rumah, Surat Keterangan BAKI Debet yang berisikan besaran sisa pokok pinjaman dalam periode tertentu dan fotokopi standing instruction (surat Perintah Nasabah kepada bank)

7. Buku Tabungan bank kerjasama pembayaran JHT 30 persen untuk kepemilikan rumah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved