Breaking News:

BINTAN TERKINI

Seorang Remaja di Bintan Datangi Kantor Damkar, Minta Tolong Lepas Cincin di Jari

Seorang remaja di Bintan minta bantuan UPT Damkar Tanjuguban untuk melepaskan cincin di jari tangannya yang mulai membengkak karena cincin sempit.

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Tri Indaryani
UPT Damkar Tanjunguban
Tim UPT Damkar Tanjunguban membantu melepaskan cincin dari jari seorang pelajar warga Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan yang membengkak akibat cincin tidak bisa dilepas. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Seorang remaja di Bintan berinisial RP (16) mendatangi kantor UPT Damkar Tanjuguban untuk minta tolong melepaskan cincin di jari yang mulai membengkak, Selasa (12/7/2022). 

Jari pelajar warga Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan itu membengkak akibat cincin tidak bisa dilepas, 

Plt Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi menuturkan, pelajar inisial RP (16) ini langsung mendatangi kantor UPT Damkar Tanjuguban untuk meminta pertolongan.

Sebab dirinya sudah bersusah payah mengeluarkan cincin dari jarinya, namun tidak berhasil dilepas, dan membuat  jarinya membengkak.

Sehingga, korban dibawa temannya ke Damkar Tanjunguban setelah mengetahui dari salah satu link berita di media sosial mengenai petugas Damkar Tanjunguban yang berhasil menangani kasus yang sama. 

"Jadi temannya ini melihat berita di media sosial mengenai Damkar yang bisa diminta tolong melepaskan cincin. Setelah korban melihat, mereka langsung ke kantor UPT Damkar Tanjunguban untuk meminta pertolongan," ungkapnya.

Baca juga: INI Alasan Kafilah Natuna Naik Kapal Perang ke Anambas Untuk Ikuti MTQ IX Kepri

Panyodi juga menambahkan, saat pihaknya hendak melepas cincin dari jari tangan pelajar, jari tangannya sudah tampak membengkak.

Mereka pun hati-hati saat melepas cincin dengan cara memotong cincin dari bagian bawah jari.

Setelah beberapa menit cincin pun berhasil dilepaskan dari jari manis tangan kiri pelajar tersebut.

"Saat kita memotong dan melepas cincin dari jari tangan pelajar itu tidak membutuhkan waktu lama. Soalnya, cincin yang tersangkut di jari korban lebih tipis," jelasnya. 

Panyodi mengimbau bagi masyarakat yang mengalami masalah yang sama bisa meminta pertolongan Damkar, khususnya di wilayah UPT Damkar Tanjunguban.

"Masyarakat juga bisa menghubungi kantor Damkar Tanjunguban di nomor 07714651295," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved