Breaking News:

BINTAN TERKINI

Tahun Ajaran Baru, Disdik Bintan Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka di 53 Sekolah

Kadisdik Bintan Tamsir mengatakan, pada tahun ajaran baru ini kurikulum merdeka mulai diterapkan di 53 sekolah di Bintan

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Tamsir sebut implementasi kurikulum merdeka secara bertahap diterapkan di Bintan 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan mulai menerapkan kurikulum merdeka di 53 sekolah pada tahun ajaran baru 2022-2023.

Kepala Dinas Pendidikan Bintan, Tamsir menuturkan, implementasi kurikulum merdeka ini sebenarnya tidak diwajibkan.

Namun, Pemerintah Pusat menginginkan kurikulum yang dibuat ini bisa diterapkan di seluruh sekolah yang ada di Indonesia, khususnya di Bintan.

"Jadi memasuki tahun ajaran baru secara bertahap kita mulai menerapkan di 53 sekolah yang ada di Bintan," kata Tamsir, baru-baru ini.

Ia melanjutkan, kurikulum merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam.

Penekanannya agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Baca juga: Plt Bupati Bintan Tunggu Persetujuan Kemendagri Soal Pelantikan 12 Calon Kepala OPD

Kurikulum merdeka terbagi dalam tiga kategori, yakni merdeka belajar, merdeka mandiri, dan merdeka berbagi.

Dari tiga kategori, masing-masing sekolah bisa memilih sesuai kondisi sekolah, dan yang lebih cocok bagi sekolah.

"Kalau seandainya sekolah mampu melaksanakan kurikulum merdeka belajar, sekolah tinggal meneruskan kurikulum kemarin. Cuma ada penambahan sedikit. Mungkin menyesuaikan dengan kondisi kemampuan sumber daya manusia (SDM) guru-guru dan lainya," ungkapnya.

Tamsir mengatakan, kurikulum merdeka ini sebelumnya sudah dijalankan oleh sembilan sekolah di Bintan yang ditetapkan sebagai sekolah penggerak.

"Kita berharap 2-3 tahun ke depan semua sekolah yang ada di Bintan sudah menerapkan kurikulum merdeka," ungkapnya.

Baca juga: Harga Cabai di Bintan Mulai Turun Pasca Idul Adha, Cabai Merah Rp 92 Ribu Per Kg

Tamsir menambahkan, penerapan kurikulum merdeka ini lebih banyak fokus pada apa yang menjadi kebutuhan siswa.

Yakni, mengembangkan potensi yang dimiliki siswa dan guru hanya menggali potensi yang dimiliki siswa tersebut.

"Guru hanya akan menjadi motivator, fasilitator bagi siswa. Untuk mengarahkan kompetensi kemampuan siswa, arah yang diinginkan siswa itu maunya kemana," tutupnya.(tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved