Breaking News:

BATAM TERKINI

Anggota DPRD Kepri Uba Ingan Sebut SMA Favorit Tak Jamin Anak di PTN Ternama

Polemik PPDB Batam, anggota DPRD Kepri Uba Ingan Sigalingging menilai sekolah favorit tak menjamin anak diterima di perguruan tinggi negeri (PTN).

TribunBatam.id/Istimewa
Anggota DPRD Kepri, Uba Ingan Sigalingging. Ia menilai SMA favorit tujuan orangtua calon peserta didik PPDB Batam tak menjamin anaknya diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Ternama. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Persoalan Penerimaan Peserta Disik Baru (PPDB) khususnya di Batam masih menjadi atensi anggota DPRD Kepri, Uba Ingan Sigalingging.

Anggota Komisi IV DPRD Kepri itu menyebut jika sekolah favorit di Batam incaran orangtua calon peserta didik saat PPDB Batam tak menjamin anaknya masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit.

Anggota DPRD Kepri dari Partai Hanura ini menyoroti permasalahan PPDB tingkat SMA/SMK di Provinsi Kepri.

Sebab ada dua sekolah SMA Negeri di Batam yang menurut masyarakat adalah sekolah unggulan.

Padahal dari segi kualitas, sekolah SMA Negeri lain tidak kalah kualitasnya dengan kedua sekolah tersebut.

Baca juga: Kisruh PPDB Batam, Anggota DPRD Kepri Minta Gubernur Fokus Bangun Sekolah

"Sebenarnya, mindset masyarakat harus berubah. Karena sekolah yang mereka anggap favorit itu, belum tentu berpersepsi dalam penerimaan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia," ujar Uba Inga Sigalingging sesudah meninjau SMA 3 Batam beberapa hari lalu.

Biasanya salah satu tujuan siswa dan orangtua siswa untuk mendaftar ke sekolah yang mereka anggap unggulan.

Tentunya ingin agar anaknya bisa masuk ke perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Padahal berdasarkan survey ilmiah yang sudah dilakukan, masuknya ke sekolah favorit belum menjamin masuk ke Perguruan Tinggi Negeri.

"Menurut saya, saat ini tidak adalagi istilah sekolah favorit, kita harus mendorong orang tua siswa untuk melihat kelulusan siswa dari sekolah tersebut yang diterima di PTN ternama. Jika melihat persentasi lulusan kedua sekolah yang dianggap favorit tersebut, dibandingkan dengan SMA negeri lainnya di Batam, maka dapat dikatakan tidak banyak perbedaan kelulusan dari SMA favorit itu dengan SMA negri lainnya," ujar pria mantan DPRD Kota Batam ini.

Politisi partai Hanura ini meminta Disdik Provinsi Kepri agar memberikan data dan pemahaman kepada masyarakat.

Sehingga kedepan sekolah yang dianggap favorit tersebut, tidak menjadi tujuan utama orang tua siswa.

"Data itukan sudah jelas kalau sekolah negeri lain tidak kalah dengan sekolah yang dianggap favorit itu. Kita kan juga bisa lihat banyak anak Batam yang kuliah di PTN ternama, namun bukan berasal dari sekolah favorit," katanya.

Uba memaparkan, dari data yang diterima dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, persentase siswa yang dianggap favorit di Batam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved