Breaking News:

KESEHATAN

Termasuk Telur dan Bayam, Inilah 9 Makanan Otak Terbaik untuk Anak

Penelitian telah menunjukkan nutrisi dan makanan tertentu mendukung perkembangan otak dan bermanfaat bagi fungsi kognitif sepanjang masa kanak-kanak

blog.lingobus.com
Ilustrasi anak-anak belajar di sekolah - Penelitian telah menunjukkan nutrisi dan makanan tertentu mendukung perkembangan otak dan bermanfaat bagi fungsi kognitif sepanjang masa kanak-kanak 

Misalnya, tubuh membutuhkan seng untuk produksi dan perkembangan sel saraf, sedangkan lemak omega-3 diperlukan untuk fungsi otak yang normal.

Tubuh membutuhkan yodium untuk menghasilkan hormon tiroid, yang memainkan peran penting dalam perkembangan otak.

Banyak penelitian telah mengaitkan konsumsi makanan laut dengan fungsi kognitif yang lebih baik pada anak-anak dan remaja.

Penelitian telah menghubungkan makan ikan dengan skor IQ yang lebih tinggi dan peningkatan kinerja sekolah pada anak-anak.

Terlebih lagi, kadar lemak omega-3 dalam darah yang rendah dapat berdampak negatif pada fungsi kognitif pada anak-anak .

Namun, para peneliti telah menyarankan bahwa mengonsumsi terlalu banyak ikan dapat berdampak negatif pada fungsi kognitif karena polutan, seperti merkuri, yang terkonsentrasi pada beberapa jenis makanan laut.

Untuk alasan ini, adalah ide yang baik untuk menawarkan anak Anda makanan laut yang rendah merkuri, termasuk kerang, udang, salmon, trout, dan herring.

Baca juga: Tips Mengonsumsi Es Krim yang Sehat Agar Terhindar dari Penyakit

Baca juga: 6 Tanda Diet Tidak Sehat yang Memicu Banyak Masalah Kesehatan

4. Sayuran Berdaun Hijau

Membuat anak Anda makan sayuran berdaun hijau mungkin sulit, tetapi penelitian menunjukkan sayuran bergizi ini penting untuk kesehatan otak anak-anak.

Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, dan selada mengandung senyawa pelindung otak, termasuk folat, flavonoid, karotenoid, dan vitamin E dan K1.

Satu studi menunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki asupan folat yang cukup memiliki skor kognitif yang lebih baik daripada anak-anak dengan asupan folat yang tidak memadai.

Plus, penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi makanan kaya karotenoid, seperti sayuran hijau, dapat meningkatkan fungsi kognitif pada anak-anak.

Karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin terkonsentrasi dalam sayuran hijau.

Setelah Anda memakannya, mereka menumpuk di bagian mata Anda yang disebut retina. Densitas optik pigmen makula (MPOD) adalah pengukuran kuantitas pigmen ini di mata.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved