KESEHATAN
Tips Menjaga Organ Hati atau Liver Agar Sehat, Tidak Mudah Terserang Penyakit
Menjaga organ hati atau liver sangat penting dilakukan oleh siapapun demi kualitas hidup yang lebih baik dan tidak mudah terserang penyakit.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Hati atau liver merupakan organ penting di dalam tubuh manusia.
Karena itu, menjaga organ hati atau liver sangat penting dilakukan oleh siapapun demi kualitas hidup yang lebih baik.
Dalam artikel ini akan diulas sejumlah tips untuk menjaga kesehatan organ hati.
Seperti diketahui, dewasa ini kerap dijumpai keluhan yang terkait organ hati atau dalam istilah medik disebut 'hepar'.
Diantara keluhan tersebut yang paling umum terdengar adalah peradangan hati atau yang biasa disebut hepatitis.
Pihak Klinik Prodia Batam dalam sosialisasinya terkait kesehatan organ hati pada Fun Walk Tupperware Indonesia pada Minggu 17 Juli 2022 menyebutkan, hepatitis merupakan peradangan pada hati yang dapat terjadi akibat beragam penyebab, namun yang paling sering terjadi disebabkan oleh infeksi virus.
Selain itu, gaya hidup tidak sehat juga turut berkontribusi terhadap penyakit tersebut.
Seperti pola makan yang tidak teratur, makan yang tidak terjaga kebersihannya, minum minuman beralkohol dan sebagainya.
Baca juga: Cara Mencegah Penularan Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Orangtua Harus Tahu
Baca juga: INILAH 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Berikut Daftarnya
Karena itu, sangat penting menjaga organ hati agar tidak mengalami penyakit yang salah satunya seperti radang hati.
Apalagi hepatitis yang diakibatkan virus bermacam-macam gejalanya pada setiap orang.
Ada yang tidak bergejala, dalam arti penderitanya tidak sadar atau mengetahui bahwa dirinya terinfeksi virus hepatitis.
Biasanya ini terjadi pada orang yang mengalami hepatitis B dan C.
Untuk kondisi tersebut sangat penting untuk diperhatikan. Sebab akan sangat rentan saat mengikuti program sosial seperti donor darah.
Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) studi dan uji saring darah donor PMI, diperkirakan 10 dari 100 orang penduduk Indonesia telah terinfeksi hepatitis B dan C.
Karena itu, pastikan sebelum mengikuti kegiatan donor, pastikan Anda tidak terinfeksi virus hepatitis.
"Misalnya kita tahu diri kita hepatitis tapi kita tetap mendonorkan darah ke orang lain, trus kita menerima donor itu juga sangat riskan, jadi di situlah pentingnya medical check up, untuk mengetahui kondisi organ hati,"ucap Kepala Klinik Prodia Batam, Sri Yulianingsih saat sosialisasi kesehatan hati di acara Fun Walk Tupperware Indonesia, Minggu 17 Juli 2022
Lantas, bagaimana tips menjaga organ hati agar tetap sehat?
Simak beragam tips yang dihimpun Tribunbatam.id dari berbagai sumber:
Baca juga: Tips Mengonsumsi Es Krim yang Sehat Agar Terhindar dari Penyakit
Baca juga: Ampuh Menurunkan Gula Darah, Penderita Diabetes Coba 6 Minuman Sehat Ini
- Periksa kondisi organ hati
Banyak klinik dan rumah sakit menyediakan program check atau pemeriksaan kondisi organ hati.
Cobalah untuk memanfaatkan layanan tersebut agar bisa mengetahui sejauh mana kondisi hati.
Di klinik Prodia Batam misalnya disediakan sejumlah paket untuk mengecek kondisi kesehatan organ hati yang ditawarkan dalam paket ProHealthy Liver mulai dari tahap 1 sampai tahap 3.
"Kami menempatkan paket-paket pemeriksaan ini berdasarkan kondisi, mulai dari yang yang sudah terinfeksi, sudah divaksin harus cek apa, kayak begitu, karena bisa jadi antibodi di tubuh kita berbeda, misalnya kita sudah vaksin hepatitis, tapi kok merasa tiba-tiba kurang, jadi perlu ditambah gak dengan vaksin booster lagi," kata Sri Yulianingsih.
- Cek Perlemakan dan Enzim Hati
Yang kedua, bisa sesekali mengecek apakah ada perlemakan hati atau atau tidak di organ hati.
Perlemakan hati kondisi ketika organ hati menyimpan terlalu banyak lemak.
Penyebab perlemakan di organ hati bisa bermacam-macam. Salah satunya kadar kolesterol yang tinggi didalam tubuh.
Selain mengecek lemak, penting juga mengecek enzim pada hati.
Pengecekan enzim pada hati paling penting bagi mereka yang punya penyakit yang diakibatkan faktor keturunan. Seperti penyakit autoimun, yang diturunkan dari salah satu anggota keluarga.
Baca juga: 3 Cara Sehat dan Cepat Menambah Berat Badan agar Tubuh Tampil Ideal
Baca juga: Kenali Gejala dan Cara Mencegah Infeksi Virus Cacar Monyet
- Kontrol berat badan
Mengutip Times of India, orang yang kelebihan berat badan atau obesitas lebih rentan terkena penyakit hati kronis, seperti penyakit hati berlemak nonalkohol.
Berat badan yang berlebihan memberi tekanan pada hati dan memaksanya untuk bekerja lebih keras.
Berat badan yang terkontrol sehat dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja hati dan menjaga kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan.
Nilai batas sehat berat badan seseorang dapat diukur melalui indeks massa tubuh (IMT/BMI), yaitu berat badan (dalam kg) dibagi tinggi badan (dalam meter).
Mengutip Kementerian Kesehatan, BMI normal untuk orang Indonesia 18,5-22,9.
- Berolahraga secara teratur
Berolahraga memberikan banyak manfaat kebaikan bagi kesehatan.
Berolahraga secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan hati karena BMI dapat terkontrol pada tingkat sehat.
Sehingga, Anda dapat terhindar dari resiko penyakit hati berlemak non alkohol.
(TRIBUNBATAM.id/AMINUDDIN)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/organ-hati_20180122_120012.jpg)