KECELAKAAN DI BATAM
Kecelakaan di Batam, Sopir Truk Molen Banting Setir Tabrak Pohon Gegara Rem Blong
Syarif, sopir truk molen BP 9018 DU yang alami kecelakaan di Batam, Rabu (3/8) siang ungkap penyebab kecelakaan gegara rem blong
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
"Alhamdulillah saya tidak ada luka-luka, dan tidak ada korban jiwa," ungkapnya.
Beruntungnya lagi, saat kejadian Syarif hanya seorang diri saja, tidak ada penumpang lain.
Setelah truk molen berhenti ia langsung keluar dari truk untuk menyelamatkan diri.
Ia keluar dari pintu depan sebelah kanan.
Peristiwa kecelakaan ini membuat warga setempat heboh dan berdatangan ke lokasi untuk melihat secara langsung.
Satlantas Polresta Barelang juga hadir di lokasi kejadian sembari mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
Evakuasi Truk Molen Makan Waktu 4 Jam
Proses evakuasi truk molen BP 9018 DU membutuhkan waktu 4 jam setelah kecelakaan terjadi sekira pukul 12.20 WIB .
Evakuasi tergolong lambat lantaran truk molen cukup berat dan lokasi drainase cukup sulit untuk diakses.
Selain itu, sejumlah kabel PLN dan cuaca yang kurang mendukung ikut menjadi penyebab lamanya proses evakuasi.
Pada saat dilakukan evakuasi, dua alat berat dikerahkan ke lokasi untuk mengangkat truk molen nahas tersebut.
Sejumlah orang yang terlibat dalam evakuasi itu menggunakan rantai besi untuk menarik truk dengan beco.
Baca juga: BREAKING NEWS, Kecelakaan di Batam Hari Ini, Truk Molen Alami Lakalantas Tunggal
Sempat beberapa kali gagal karena keadaan licin.
Saat proses evakuasi, ruas jalan menjadi macet dan tampak beberapa petugas kepolisian Satlantas Polresta Barelang harus ekstra ketat dalam pengamanan arus lalu lintas.
Proses evakuasi akhirnya selesai setelah dua alat berat berhasil menarik truk tersebut hingga ke badan jalan.