Rabu, 29 April 2026

BERITA CHINA

CHINA Gusar Parlemen Amerika Serikat Kunjungi Taiwan LAGI

China mengintensifkan latihan militernya dekat Taiwan setelah parlemen Amerika Serikat kembali mengunjungi Taipei pada Senin (15/8/2022).

TribunBatam.id/Kementerian Luar Negeri Taiwan
Parlemen Amerika Serikat (AS) di antaranya John Garamendi, Alan Lowenthal, Don Beyer, dan Aumua Amata Coleman Radewagen. saat tiba di Taiwan, Minggu (14/8/2022) waktu setempat. Kunjungan parlemen Amerika Serikat ke Taiwan untuk kesekian kalinya itu membuat China gusar dengan mengintensifkan latihan militer dekat Taiwan. 

CHINA, TRIBUNBATAM.id - Sikap Amerika Serikat terhadap Taiwan kembali membuat China gusar.

China mengintensifkan latihan militer dekat Taiwan saat kunjungan parlemen Amerika Serikat, pada Senin (15/8/2022) waktu setempat.

Lima anggota parlemen Amerika Serikat yang dipimpin Senator Ed Markey tiba di Taiwan pada Minggu (14/8/2022) malam jadi sebab gusarnya China hingga mengintensifkan latihan militer mereka.

Ini merupakan kunjungan kesekian kalinya leh pejabat Amerika Serikat setelah Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi mengunjungi Taiwan pada awal Agustus 2022.

Unit militer China yang bertanggung jawab atas daerah yang berdekatan dengan Taiwan mengatakan, pihaknya telah mengorganisir patroli kesiapan tempur gabungan di sekitar wilayah Taiwan.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan China mengatakan bahwa kunjungan anggota parlemen AS ke Taiwan telah melanggar kedaulatan dan integritas teritorial China.

Baca juga: Langkah China Pulihkan Ekonomi Negeri Panda Babak Belur Akibat Pandemi

"Tentara Pembebasan Rakyat China akan terus melatih dan mempersiapkan perang, dengan tegas membela kedaulatan nasional dan integritas teritorial, serta dengan tegas akan menghancurkan segala bentuk separatisme 'kemerdekaan Taiwan' dan campur tangan asing," kata Kementerian Pertahanan China seperti dikutip dari Reuters, Selasa (16/8/2022)

Unit militer China lalu mengatakan, latihan yang berlangsung pada hari Senin itu berada di dekat pulau Penghu, Taiwan.

Di sisi lain, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, yang bertemu dengan anggota parlemen AS di kantornya, mengatakan bahwa latihan militer yang dilakukan China sangat mempengaruhi perdamaian dan stabilitas regional.

"Kami terlibat dalam kerja sama yang erat dengan sekutu internasional untuk memantau dengan cermat situasi militer. Pada saat yang sama kami melakukan segala yang kami bisa untuk memberi tahu dunia bahwa Taiwan bertekad untuk menjaga stabilitas dan status quo di Selat Taiwan," kata Tsai.

Di samping itu, Markey juga mengatakan kepada Tsai bahwa AS memiliki kewajiban moral untuk melakukan segalanya demi mencegah konflik yang tidak perlu.

Delegasi anggota Kongres AS tiba di Taiwan untuk perjalanan dua hari, di mana mereka akan bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen, kelompok tingkat tinggi kedua yang mengunjungi Taiwan pada Minggu (14/8/2022) waktu setempat.

Baca juga: Amerika Serikat Janji Bakal Bela Taiwan dari Ancaman China

Kedutaan Besar AS secara de facto di Taipei mengatakan, delegasi tersebut dipimpin Senator Ed Markey, yang didampingi empat anggota parlemen dalam apa yang digambarkan sebagai bagian dari kunjungan yang lebih besar ke kawasan Indo-Pasifik.

"Terutama pada saat China meningkatkan ketegangan di Selat Taiwan dan kawasan dengan latihan militer, Markey memimpin delegasi untuk mengunjungi Taiwan, sekali lagi menunjukkan dukungan kuat Kongres AS untuk Taiwan," sebut Kedutaan Besar AS dalam sebuah pernyataan.

Selain melakukan pertemuan dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, anggota parlemen AS juga telah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Joseph Wu beserta anggota komite urusan luar negeri dan pertahanan parlemen Taiwan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved