Breaking News:

FEATURE

Penjual Ikan Salai di Natuna Waswas Harga Ikan juga Naik Dampak Kenaikan Harga BBM

Yanto, penjual ikan salai di Natuna waswas harga ikan tongkol hasil tangkap nelayan sebagai bahan utama usahanya akan naik, dampak kenaikan harga BBM

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Muhammad Ilham
Proses pemanggangan ikan salai. Yanto tengah membolak-balik ikan tongkol di atas pemanggangan ikan di Jalan Lingkar Pulau Natuna, Batu Kapal, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (6/9/2022). 

"Setelah dikasih bumbu baru kita asapin atau disalai selama 2 sampai 4 jam," sebutnya.

Ikan salai itu terdiri dari dua jenis yang dilihat dari kematangannya. Menurut Arianto, ikan yang disalai selama 2 jam sudah bisa dimakan namun teksturnya belum begitu kering.

Untuk tekstur yang kering harus disalai hingga 4 jam.

Baca juga: Gubernur Pimpin Rakor FKPD di Polda Kepri Antisipasi Dampak Naiknya Harga BBM

Dengan penghasilannya Rp 50 ribu per hari, ia mengaku cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Saya bersyukur sekali bang, meskipun di tengah pandemi saya masih ada penghasilan. Meskipun kurang tapi bagaimana kita mencukupkan untuk kebutuhan keluarga"

"Jadi kadang-kadang saya juga turun ke laut untuk mancing ikan bang, lumayan untuk tambahan," sebut Yanto dengan wajah tampak tersenyum.

Dengan keadaan perekonomian di Natuna saat ini, Yanto berharap agar semua dapat kembali seperti semula.

Pasalnya, semakin ke sini ekonomi masyarakat Natuna semakin melemah.

"Semoga pemerintah segera mencari solusi agar ekonomi masyarakat kalangan bawah dapat bangkit kembali," harapnya.

(Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved