Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Ratusan Ternak Sapi di Karimun Terima Vaksin PMK Dosis Kedua

Dari target 1.400 ekor hewan ternak di Karimun, 281 di antaranya sudah mendapat vaksin PMK dosis kedua, Selasa (27/9)

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Yeni Hartati
Petugas memberikan vaksin PMK dosis kedua untuk hewan ternak sapi di wilayah Pamak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Selasa (27/9/2022). 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Satuan Gugus Tugas (Satgas) Karantina Pertanian dan Dinas Pangan dan Pertanian Karimun memberikan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dosis kedua, Selasa (27/9/2022).

Sub Koordinator Kesehatan Hewan Karimun, Siti Hasanah mengatakan, pemberian vaksinasi PMK ini ditargetkan menyasar 1.400 ekor hewan ternak.

"Hari ini ada 281 hewan ternak sapi yang kami berikan vaksin kedua di Pulau Karimun Besar dan Pulau Kundur," ujar Siti Hasanah.

Siti menambahkan, pada pemberian vaksin PMK dosis pertama, umumnya tidak ada efek dan gejala serius yang dialami hewan ternak.

"Efek pada umumnya demam, tapi sampai saat ini setelah dosis pertama itu tidak ada laporan dampak yang serius," ujarnya.

Ia melanjutkan, dalam satu botol vial dosis ada sebanyak 250 ml dan diperuntukkan bagi 90 ekor hewan ternak sapi.

Baca juga: 179 Ekor Sapi di Bintan sudah Divaksin PMK Tahap Dua, Paling Banyak di Toapaya

"Pemberian vaksin untuk satu ekor ternak hanya 25 ml. Seharusnya satu botol untuk 100 ekor. Namun kendala di lapangan kadang isi tersebut tumpah. Sehingga tidak efektif dan mengambil langkah untuk 90 ekor," ujarnya.

Selain itu, wilayah Karimun masih berstatus zona hijau penyebaran wabah PMK pada hewan ternak.

"Alhamdulillah hingga saat ini belum ditemukan adanya hewan ternak yang terkena PMK. Kita harap daerah ini bebas, jadi kita usahakan seluruh hewannya sudah divaksinasi," ujarnya.

Siti berharap, seluruh hewan ternak di Karimun dapat dilakukan vaksinasi PMK. Hal itu bertujuan untuk mencegah adanya penyebaran penyakit yang menyerang hewan berkuku belah tersebut.

"Jika semua sudah divaksin, ke depan memasukkan hewan ternak dari luar untuk ke Karimun kita bebaskan," ujarnya.

Baca juga: Pulau Bintan Waspada PMK, Satgas Klaim 100 Persen Ternak Sudah Dapat Vaksin

Kini pemerintah pusat juga telah mengakomodir kebijakan pemasukan hewan ternak dari suatu daerah, terutama yang berasal daerah rawan penyebaran wabah PMK.

"Kebijakan dari pusat dan provinsi juga membatasi. Kemudian daerah zona merah PMK juga tidak akan mau mengeluarkan untuk ke daerah lain," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved