Breaking News:

BINTAN TERKINI

APIP Bintan Audit Penggunaan Dana Desa Lancang Kuning, Sikapi Laporan Warga ke Kejari

Inspektorat Bintan saat ini masih melakukan audit penggunaan dana Desa Lancang Kuning, sikapi laporan warga terkait penyimpangan dana ke Kejari Bintan

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Foto Kepala Inspektorat Bintan, Irma Annisa. Ia mengatakan, proses audit internal penggunaan dana di Desa Lancang Kuning saat ini masih berlangsung. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Aparat Pengawas Internal Pemerintah ( APIP) Kabupaten Bintan mulai melakukan audit di Desa Lancang Kuning.

Audit ini dilakukan terkait dugaan penyimpangan dana pengadaan program di Desa Lancang Kuning yang dilaporkan masyarakat ke Kejaksaan Negeri Bintan beberapa waktu lalu.

Kepala Inspektorat Bintan, Irma Annisa mengatakan, proses audit internal saat ini masih berlangsung. Di sisi lain, pihaknya juga fokus terkait Pemilihan Kepala Desa (pilkades).

"Proses audit masih berlangsung, karena yang diaudit dari tahun 2017 dan menelan waktu yang lama. Tapi saat ini kita fokuskan Pilkades dulu," terangnya, baru-baru ini.

Sebelumnya Kejaksaan Negeri Bintan meminta APIP Bintan untuk mengaudit Desa Lancang Kuning terkait adanya laporan warga.

Kepala Kejaksaan Negeri Bintan, I Wayan Eka Widyara menuturkan, terkait laporan masyarakat dan LSM mengenai dugaan penyimpangan dana pengadaan program, pihaknya sudah menyerahkan ke APIP Bintan untuk mengaudit Desa Lancang Kuning.

"Terkait laporan warga dan LSM, kita kembalikan dulu ke APIP Bintan untuk menelaah dan mengaudit terkait kerugian negara," ucapnya.

Ia melanjutkan, pihaknya akan mengambil langkah terkait setelah APIP Bintan selesai melakukan audit dan menghitung semua.

"Nanti kita akan melakukan tindaklanjut terkait kerugian negara yang ditimbulkan," terangnya.

I Wayan Eka Widyara juga menjelaskan, apabila nanti ada temuan atau hal lainnya, pihaknya akan meminta untuk dilakukan pengembalian kerugian negara.

Baca juga: Mantan Kades Lancang Kuning Dilaporkan Warga ke Kejari Bintan Dugaan Selewengkan Dana

"Nanti kita akan melakukan pembinaan terhadap kepala desa tersebut. Namun, terkait sanksi atau pencabutam kewenangan kepala desanya, nanti kita akan koordinasi dengan Pemkab Bintan. Soalnya itu merupakan kebijakan Bupati Bintan," ungkapnya.

I Wayan Eka Widyara juga berharap proses audit dan penghitungan dari APIP Bintan bisa secepatnya selesai.

"Kita ingin secepatnya selesai untuk penghitungannya. Sehingga kita bisa segera menindaklanjuti," jelasnya.

Sementara itu, sebelumnya perwakilan warga Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara melaporkan mantan Kepala Desa (Kades) Kholili Bunyani atas dugaan penyimpangan dana pengadaan program ke Kejari Bintan, Senin (22/8/2022).

Baca juga: Warga Datangi Kantor Desa Lancang Kuning Bintan Tuntut Kejelasan 3 Program

Seorang perwakilan warga, Sugito menjelaskan, laporan itu dilakukan setelah adanya pertemuan warga dengan Pj Kades, Sekdes serta perwakilan Polsek Bintan Utara di Aula Desa, beberapa waktu lalu.

Kala itu, warga mempertanyakan wujud dari berbagai program pengadaan untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Pengaduan ini terkait dugaan penyimpangan dana program pengadaan sapi dan penggemukan, pengadaan bibit kelapa gajah dan pembudidayaan madu kelulut.

"Nah tiga program itu semuanya tidak ada pernah dilihat warga Desa Lancang Kuning wujudnya, dan itulah yang menjadi pertanyaan kami," katanya. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved