KECANTIKAN
6 Menu Pengganti Nasi Putih untuk Diet, Lebih Sehat dan Rendah Kalori
Beras putih tinggi kalori, kurang cocok bagi Anda yang tengah menjalani diet. Sebagai alternatifnya, ada beberapa penganan pengganti nasi putih
TRIBUNBATAM.id - Beras menjadi salah satu makanan penting sehari-hari.
Beras adalah makanan yang mengenyangkan, membantu tubuh tetap berenergi sepanjang hari.
Beras putih menjadi salah satu makanan yang umum dikonsumsi sehari-hari.
Namun, beras putih tinggi kalori, kurang cocok bagi Anda yang tengah menjalani diet.
Sebagai alternatifnya, ada beberapa penganan pengganti nasi putih untuk diet yang bisa Anda coba.
Pengganti Beras untuk Diet
1. Quinoa
Quinoa merupakan biji-bijian yang populer dijadikan pengganti nasi yang bebas gluten.
Quinoa juga mengandung protein yang lebih tinggi daripada nasi pada umumnya.
Dalam 92 gram quinoa matang tersedia sebanyak 4 gram protein, dua kali lipat dari jumlah protein yang ditemukan pada nasi putih.
Mengutip Healthline, quinoa juga merupakan sumber mineral yang berperan penting dalam proses metabolisme dan kesehatan tulang.
Baca juga: 8 Rekomendasi Makanan Rendah Kalori, Kaya Nutrisi Cocok untuk Diet
Baca juga: Cara Simpel Menurunkan Berat Badan Tanpa Ribet dengan Aturan Diet
2. Nasi kembang kol
Memiliki penampilan yang mirip seperti nasi, kembang kol menjadi beras alternatif yang rendah karbohidrat dan kalori.
Kembang kol jadi alternatif nasi populer bagi mereka yang menjalani diet rendah karbohidrat seperti keto.
Satu porsi (57 gram) kembang kol yang telah dijadikan beras hanya memiliki 13 kalori.
Angka ini jauh lebih rendah daripada 100 kalori untuk nasi putih dalam porsi yang sama.
Untuk membuatnya, potong-potong kepala kembang kol dan parut atau cincang halus.
Nasi kembang kol bisa dimasak dengan api sedang dan sedikit minyak hingga empuk dan kecokelatan.
3. Beras shirataki
Beras shirataki merupakan pengganti nasi untuk diet selanjutnya.
Beras ini populer di tengah mereka yang menjalani program diet rendah karbohidrat dan rendah kalori.
Umumnya, setiap porsi beras shirataki (85 gram) tidak mengandung kalori.
Beras shirataki terbuat dari akar konjak yang kaya akan serat unik bernama glukomanan.
Nama terakhir ditemukan memiliki banyak manfaat, termasuk diantaranya kemampuan untuk membentuk pelindung di sepanjang lapisan usus.
Baca juga: 4 Kesalahan saat Diet yang Bikin Usaha Menurunkan Berat Badan Selalu Gagal
Baca juga: Rahasia Diet Sehat agar Tetap Bisa Makan Enak, Tak Bakal Bikin gemuk
4. Barley atau jelai
Barley merupakan biji-bijian mirip gandum yang memiliki tekstur kenyal.
Jumlah kalori pada barley dan nasi putih terbilang sama.
Hanya saja, barley mengandung protein dan serat yang lebih tinggi.
Barley juga mengandung sejumlah nutrisi lain seperti niasin, zinc, dan selenium.
5. Kentang
Kentang merupakan pilihan sumber karbohidrat yang serbaguna. Anda bisa merebus, menumbuk, atau memanggangnya.
Mengutip Medical News Today, kentang memiliki berbagai sifat seperti antioksidan, anti-inflamasi, antikanker, menurunkan kolesterol, dan menyeimbangkan kadar gula darah.
Dalam 100 gram kentang mentah umumnya terkandung 74 kalori, 2 gram protein, 17,6 karbohidrat, dan 14 gram serat.
Baca juga: Cara Menurunkan Berat Badan tanpa Diet Berdasarkan Rekomendasi Ahli
Baca juga: Cara Membuat Ayam Oat Sereal ala Devy MasterChef Indonesia 9, Menu Diet yang Bikin Sehat
6. Beras merah
Beras merah adalah beras gandum utuh yang telah dihilangkan kulit pelindung luarnya, yang dikenal sebagai sekam.
Tak seperti nasi putih, nasi merah masih mengandung lapisan dedak — yang mengandung banyak nutrisi.
Dedak beras merah diketahui mengandung antioksidan flavonoid apigenin, quercetin, dan luteolin.
Senyawa ini berperan penting dalam pencegahan penyakit.
.
.
.
(TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-nasi-putih-nasi-untuk-diet.jpg)