Selasa, 7 April 2026

BERITA SINGAPURA

Kebakaran di Singapura, Penyebab Pasti Api Hanguskan Bengkel Masih Diselidiki

Kebakaran di Singapura yang membakar sebuah bengkel mobil terjadi saat mayoritas orang sedang merayakan Natal, Sabtu (24/12/2022).

KOMPAS.com
Ilustrasi Kebakaran di Singapura - Otoritas Singapura masih menyelidiki penyebab kebakaran di Singapura pada Sabtu (24/12/2022) siang waktu setempat. 

SINGAPURA, TRIBUNBATAM.id - Kebakaran di Singapura terjadi saat orang sedang merayakan Natal pada Sabtu (24/12/2022) sekira pukul 13.20 waktu setempat.

Kebakaran di Singapura terjadi di Kaki Bukit AutoHub, sebuah bangunan industri ramp-up dua lantai yang menampung sejumlah bengkel perawatan dan reparasi otomotif.

Kebakaran di Singapura  tersebut menghanguskan satu unit mobil di lantai satu bengkel, meski api berhasil dipadamkan oleh petugas menggunakan dua unit jet air.

Satu orang dibawa ke Singapore General Hospital (SGH) akibat Kebakaran di Singapura ini.

Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) dan polisi mengevakuasi sedikitnya 20 orang dari tempat yang terkena dampak dari kebakaran di Singapura.

Baca juga: Kurir di Singapura Tempuh Cara Ekstrem Demi Turunkan Berat Badan

"Pasien yang menghirup asap atau luka bakar serius tetapi dalam kondisi stabil akan dibawa ke Pusat Luka Bakar khusus SGH, bukan ke rumah sakit terdekat," kata juru bicara SCDF.

Mereka pun masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran di Singapura hari ini.

Secara terpisah, SCDF mengatakan telah meningkatkan pemeriksaan penegakan hukum di tempat komersial.

Di mana peningkatan jumlah pengunjung diharapkan terjadi selama periode akhir tahun ini.

Sebanyak 19 pelanggaran keselamatan kebakaran terdeteksi selama pemeriksaannya minggu lalu.

Dengan 17 Pemberitahuan Pengurangan Bahaya Kebakaran (FHAN) dan dua Pemberitahuan Pelanggaran (NOO) dikeluarkan untuk entitas yang bertanggung jawab.

NOO, yang membawa denda komposisi hingga $5.000, dikeluarkan jika bahaya tidak dibersihkan tepat waktu, dan untuk pelanggaran yang lebih serius.

Baca juga: Kebakaran di Kantor Kemenkumham Jakarta, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Tindakan pengadilan dapat diambil jika bahaya kebakaran yang dinyatakan dalam NOO tidak diperbaiki, tambah juru bicara tersebut.

FHAN adalah peringatan tertulis yang mengharuskan pihak yang bersalah untuk membersihkan bahaya kebakaran dalam jangka waktu tertentu dan mencegahnya terulang kembali.

Beberapa pelanggaran yang ditemukan selama inspeksi meliputi tidak terpeliharanya langkah-langkah keselamatan kebakaran.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved