KARIMUN TERKINI
Cuaca Ekstrem Karimun, WC Umum di Pamak Laut Rusak Dihantam Gelombang
Dampak cuaca ekstrem di Karimun juga dialami warga Pamak Laut dimana banjir rob menggenangi lantai rumah mereka.
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Gelombang laut tinggi ditambah banjir rob Karimun merusak wc umum yang biasa digunakan warga Kelurahan Pamak Laut.
Banjir rob Karimun setinggi lebih kurang 70 centimeter itu merendam rumah warga yang terletak tidak jauh dari pesisir pantai.
Warga sekitar, Wan Taufiq, mengatakan tingginya ombak berkisar satu setengah meter meter itu menghantam bangunan gudang hingga beberapa barang hanyut ke laut.
"Tembok pembatas ombak yang dibangun warga di sini tadi juga rubuh. Air yang naik hari ini melebihi ketinggian yang semalam (kemarin-red)," ujar Wan Taufiq.
Wan menjelaskan, kondisi banjir pasang air laut atau banjir rob di tahun ini menjadi yang terparah sejak tahun 2020 lalu.
Baca juga: BMKG Prediksi Banjir Rob Karimun Terjadi Hingga 26 Januari 2023
"Kami di sini ada 30 rumah semua terdampak akibat banjir rob ini," ujarnya.
Selain itu, dampak banjir Rob ini juga menyebabkan kerusakan terhadap barang-barang elektronik milik masyarakat.
Bahkan berdasarkan informasi yang diterima seorang masyarakat pesisir dilaporkan terkena sengatan listrik dari lemari pendingin atau kulkas.
"Sebagian warga tadi sedang tidak ada di rumah jadi tidak bisa menyelamatkan barang, ada juga yang sudah rusak," ujarnya.
Selain itu, kelurahan Pamak Laut ini juga menjadi lokasi langganan banjir Rob yang belum ada penanganan khusus dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun.
Baca juga: Banjir Rob Rendam Rumah Warga di Karimun, Pamak Laut Jadi Langganan
"Sejauh ini belum ada penanganan serius dari Pemerintah Daerah untuk penyelesaian permasalahan ini," ujarnya.
PAMAK Laut Langganan
Banjir Rob Karimun sebelumnya merendam sejumlah permukiman warga.
Banjir rob atau banjir pasang air laut yang terjadi di Karimun jelas menghambat aktivitas masyarakat di sana.
Pantauan TribunBatam.id, Banjir Rob Karimun terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Berlian, Kecamatan Kundur Utara hingga mendekati Polsek Kundur Utara.
Polres Karimun Gelar Focus Group Discussion, Berharap Karimun Tetap Kondusif |
![]() |
---|
Bea Cukai Tanjungpinang Lakukan Pemusnahan Barang Ilegal, dari Rokok Hingga Sex Toys |
![]() |
---|
Polemik Dualisme Kepemimpinan, PWI Karimun Dukung Keputusan Pusat |
![]() |
---|
Bea Cukai Karimun Paparkan Capaikan Kinerja Periode Januari-Mei 2025, Ini yang Paling Menonjol |
![]() |
---|
Festival Olahraga Series II se-Kabupaten Karimun Resmi Ditutup |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.