BERITA KRIMINAL
Alasan Ditreskrimsus Polda Kepri SP3 Kasus Pengusaha Batam Djoni Ong dan Anaknya
Direskrimsus Polda Kepri mengungkap alasan penyidik menghentikan kasus yang menjerat pengusaha Batam Djoni Ong dan anaknya.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Direktur Reserse Kriminal Khusus atau Direskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi mengungkap alasan penyidik mengambil langkah SP3 dalam kasus yang menjerat Djoni Ong.
Pengusaha Batam ini bersama anaknya, Juveno Ong ditangkap anggota Subdit II Eksus Ditreskrimsus Polda Kepri pada Kamis (8/12/2022).
Penangkapan ini berdasarkan laporan dari konsumen yang merasa dirugikan oleh mereka.
Djoni Ong diketahui merupakan Direktur Pasar Mitra Raya Batam Center.
Sementara Juveno Ong merupakan komisaris.
Mereka diduga menggelapkan penjualan ruko di Pasar Mitra II Batam Center dengan menjual unit ruko kepada korban tanpa sepengetahuan dari pihak pemilik lahan hingga miliaran Rupiah.
Baca juga: Heboh Pengusaha Batam Djoni Ong Kembali Dilaporkan ke Polisi Setelah Kasusnya SP3
Adapun ruko yang diperjualbelikan Djoni Ong dan Juveno berlokasi di Pasar Mitra II Batamcenter.
Kawasan ini telah berdiri bangunan 120 unit ruko tiga lantai dan 300 unit kios kering, serta 60 unit kios basah.
Setelah kasusnya mendapat SP3, Kini, dua pengusaha Batam ini kembali menghirup udara bebas setelah hampir satu bulan sempat ditahan Polda Kepri.
Nasriadi mengungkap proses hukum kasus itu dihentikan karena pelaku telah mengganti kerugian konsumen.
“Yang kasus pertama sudah Restorative Justice karena ada perdamaian dan sudah SP3 pada Desember 2022,” ungkap Direskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi, Jumat (3/2/2023).
Baca juga: Pengusaha Batam Djoni Ong dan Anaknya Ditahan di Rutan Polda Kepri Malam Ini
Polisi menangkap Djoni Ong dan anaknya di kediamannya pada malam hari.
Mereka ditangkap berdasarkan laporan polisi oleh konsumen.
Ada dua laporan yang diterima Polda Kepri terhadap dua tersangka ini.
Untuk laporan pertama, penggelapan empat unit ruko dan laporan kedua tiga unit ruko.(TRIBUNBATAM.id/Bereslumbantobing)
Ratusan Orang Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis, Jumlah Korban Terus Bertambah |
![]() |
---|
Anggota Polisi Polda Banten Pukul Remaja Pakai Helm Hingga Koma, Kondisi Korban Semakin Kritis |
![]() |
---|
Sisiwi SMP yang Digilir 12 Pria di Semak-semak Ternyata Takut Melapor Karena Diancam Dibunuh |
![]() |
---|
Siswi SMP Digilir 12 Pemuda Selama Dua Bulan, Korban Dirudapaksa di Semak-semak |
![]() |
---|
Perwira TNI AL yang Bunuh Warga Karena Buah Sukun Diproses, Keluarga Korban Mengadu ke Panglinma TNI |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.