ANAMBAS TERKINI

Harga Bahan Pokok di Anambas Naik Menjelang Ramadan, Telur Ayam Kosong

Pedagang Pasar Inpres Tarempa mengungkap sejumlah harga bahan pokok Anambas naik menjelang Ramadan tahun 2023.

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Novenri Halomoan Simanjuntak
Kondisi Pasar Inpres Tarempa, Kabupaten Anambas, Provinsi Kepri, Jumat (24/2/2023). Menjelang Ramadan sejumlah bahan pokok melonjak naik. 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Harga sejumlah bahan pokok di Anambas naik sebulan menjelang Ramadan.

Pasar Inpres Tarempa Anambas misalnya.

Harga aneka sayuran hingga tahu melonjak naik dengan harga yang cukup signifikan.

Aina seorang pedagang Pasar Inpres Tarempa mengatakan, kenaikan harga terjadi pada komoditas kentang.

Saat ini kentang dijual dengan harga Rp 25 ribu per kilogram.

Padahal sebelumnya, harga komiditas pangan ini dijual dengan harga Rp 20 ribu per kilogramnya.

Baca juga: Pasar Inpres Tarempa Anambas Sepi Pembeli, Sudah Terjadi Dua Bulan

"Naiknya sudah sebulan juga, sejak cuaca angin kencang dan kapal tidak jalan itu bang," ucapnya kepada TribunBatam.id, Jumat (24/2/2023).

Smeentara aneka sayur khususnya kangkung juga ikut mengalami kenaikan harga. Dimana harga sebelumnya dijual Rp 20 ribu per kilogram kini menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

"Nggak cuma itu, tahu juga sekarang harganya naik bang. Sebelumnya kami masih bisa jual 2 biji Rp 5 ribu, sekarang udah gak bisa lagi. Satunya kami jual Rp 3 ribu," terangnya.

Aina mengungkapkan, penyebab kenaikan komoditas tahu itu didorong karena naiknya harga jual kedelai.

"Kan harga kedelai sampai sekarang masih naik bang, itu yang buat harga tahu juga ikut naik. Kami menyesuikan harga saja," jelasnya.

Baca juga: Warga Anambas Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Sebut Sampai Sepekan

Selain melonjaknya harga sejumlah bahan pangan, Aina juga membeberkan untuk komoditas telur di pasar juga kembali mengalami kekosongan atau putus.

Hal itu katanya sudah berlansung sejak tiga hari belakangan ini.

"Kemarin sebulan lalu sempat udah normal stok telur kan, ini sekarang udah kosong lagi di warung-warung. Baru dua-tiga hari ini lah bang," ungkapnya.

Sebagai pedagang, Aina pun tak memungkiri jelang hari besar umat islam, kenaikan harga bahan pokok seolah menjadi penyakit tahunan di Anambas.

"Kalau harga barang naik saat nak puasa itu biasalah bang, asal stoknya aman aja. Kalau stoknya gak aman ini yang susah, jangankan pembeli, pedagang pun ngeluh lah bang bisa lesu ekonomi pasar ini nanti," pungkasnya.(TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved