Kamis, 14 Mei 2026

KESEHATAN

5 Teh Herbal Baik Dikonsumsi Mengatasi Nyeri Haid

Ternyata ada beberapa bahan alami yang dapat dikonsumsi untuk meredakan nyeri saat menstruasi. Bahan-bahan alami dan rempah tertentu dapat diseduh

Tayang:
Freepik
Ilustrasi chamomile tea (teh kamomil), salah satu teh herbal yang dapat mengatasi nyeri haid 

TRIBUNBATAM.id - Datang bulan atau menstruasi adalah siklus reproduksi yang akan dialami oleh wanita setiap bulannya.

Dinding rahim yang meluruh tidak jarang menimbulkan rasa nyeri yang cukup mengganggu.

Banyak wanita yang mengalami gangguan akibat rasa nyeri yang dirasakan sampai sulit beraktivitas seperti biasa.

Ternyata ada beberapa bahan alami yang dapat dikonsumsi untuk meredakan nyeri saat menstruasi ini.

Bahan-bahan alami dan rempah tertentu dapat diseduh menjadi teh yang hangat untuk meredakan nyeri kram hingga pegal linu pada sekujur tubuh.

Berikut ini 5 teh herbal untuk meredakan nyeri menstruasi, mengutip Insider.

  • Teh kayumanis

Seduhan kayumanis yang hangat tidak hanya dapat menenangkan tubuh dari aromanya saja. 

Berbagai pengamatan dan penelitian menunjukkan bahwa kayumanis dapat membantu meredakan inflamasi yang terjadi saat menstruasi.

Baca juga: 5 Jenis Olahraga yang Baik untuk Tingkatkan Kesehatan Jantung

Baca juga: Berbahaya, Ini Dampak Buruk Mengonsumsi Teh Detoks bagi Kesehatan

Kayumanis juga dapat meredakan nyeri serta mual yang dialami beberapa wanita pada hari 1-3 menstruasi.

Penelitian ini melibatkan beberapa partisipan yang telah diberikan 420 miligram kayu manis sebanyak tiga kali sehari.

Hasilnya, para partisipan mengalami nyeri haid, pendarahan hingga mual yang lebih ringan dibandingkan mereka yang diberikan plasebo.

Menikmati teh kayumanis dalam kondisi hangat disarankan oleh ahli karena diprediksi juga dapat meredakan otot tubuh yang tegang.

  • Teh oolong

Teh oolong merupakan teh tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Tionghoa sejak zaman dulu.

Teh oolong berasal dari tanaman yang sama dengan teh hitam dan teh hijau, hanya saja melalui proses fermentasi.

Pada penelitian yang dilakukan oleh ahli, teh oolong terbukti memiliki manfaat yang sama dengan teh hijau untuk meredakan nyeri menstruasi.

Walaupun manfaatnya tidak sekuat teh hijau, tetapi teh oolong memiliki efek menenangkan yang bisa diandalkan.

Teh oolong lebih disarankan oleh peneliti karena kandungan kafeinnya yang lebih rendah daripada teh hijau.

Bagi penikmat teh yang tidak cocok dengan kafein, teh oolong ini dapat menjadi alternatif pengganti teh hijau.

Baca juga: Baik Bagi Kesehatan, Ini 5 Syarat Penting Bagi yang Ingin Mendonorkan Darahnya

Baca juga: Inilah Manfaat dan Efek Samping Buah Durian untuk Kesehatan

  • Teh chamomile

Teh chamomile banyak dikonsumsi sebelum tidur karena memiliki komponen yang menenangkan.

Efek menenangkan pada teh ini juga dapat dimanfaatkan untuk meredakan nyeri yang terasa saat menstruasi.

Teh chamomile memiliki kandungan bernama apigenin yang mampu membantu cepat ngantuk dan relaksasi pada tubuh.

Manfaat teh chamomile untuk mengatasi nyeri menstruasi ini juga telah terbukti secara ilmiah oleh para peneliti.

Mengonsumsi teh chamomile cocok untuk meredakan kram perut saat mulai menstruasi.

Selain itu konsumsi teh chamomile juga dapat meredakan stres akibat hormon yang tidak stabil saat menstruasi.

  • Teh jahe

Eva De Angelis, selaku ahli gizi dan penulis di Healthcanal.com menyebutkan, bahwa jahe sering dianggap sebagai obat alami untuk mengatasi gangguan pencernaan.

Padahal, jahe memiliki khasiat yang lebih banyak lagi.

Jahe memiliki kandungan antiinflmasi dan pereda nyeri alami yang juga dapat mengatasi nyeri menstruasi dan perut kembung.

Hal ini dibuktikan melalui pengamatan peneliti yang melibatkan 750 hingga 2000 miligram bubuk jahe selama 3-4 hari pertama saat menstruasi.

  • Teh hijau

Teh hijau memiliki kandungan L-theanine yang memiliki sifat menenangkan dan meredakan nyeri.

Termasuk jika dikonsumsi untuk meredakan kram perut saat hari awal menstruasi.

Sebuah penelitian menemukan bahwa wanita dalam usia produktif yang minum teh hijau akan mengalami sakit menstruasi yang lebih ringan.

Tetapi, wajib berhati-hati atas kandungan kafein pada teh hijau yang cukup tinggi.

Secangkir teh hijau dengan ukuran 250 mililiter mengandung hingga 29 miligram kafein.

Teh hijau lebih disarankan untuk dikonsumsi saat pagi hari dibandingkan ketika malam sebelum tidur. 

Baca juga: Khasiat Minum Jus Seledri untuk Kesehatan Tubuh, Banyak Mengandung Nutrisi

Baca juga: 4 Tips Aman Mengonsumsi Makanan Mentah agar Tidak Berbahaya bagi Kesehatan

.

.

.

(TRIBUNBATAM.id)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved